SHARE

Browser milik Google, yakni Google Chrome, nampaknya sedang bersaing sengit dengan Internet Explorer yang merupakan browser bawaan dari Windows. Keduanya saling beradu untuk menjadi browser terfavorit bagi pengguna. Bahkan NetMarketShare dan StatCounter juga sempat membuat riset mengenai kedua browser tersebut.

browser

Hasil riset mengatakan bahwa Google Chrome menjadi browser paling banyak disukai oleh pengguna internet, mengalahkan Internet Explorer. Sebenarnya hal ini sudah diketahui sejak empat tahun lalu, ketika StatCounter mencatat Google Chrome sebagai peramban yang paling banyak dipakai. Namun baru kali ini simpulan tersebut bisa sama dengan perhitungan perusahaaan riset internet lainnya, NetMarketShare.

Memang riset StatCounter dan NetMarketShare sama-sama menyimpulkan bahwa Google Chrome lebih populer ketimbang Internet Explorer. Statistik dari NetMarketShare menunjukkan bahwa tingkat pemakaian Chrome di desktop mencapai 41,66 persen pada April lalu. Sedangkan pengguna Internet Explorer hanya 41,35 persen. Sementara itu StatCounter mencatat bahwa tingkat pemakaian Chrome mencapai 60,47 persen, dibandingkan Internet Explorer yang 13,25 persen pada bulan April lalu.

Angka dari StatCounter juga menunjukkan bahwa peramban buatan Microsoft tersebut tertinggal dari Mozilla Firefox yang tingkat pemakaiannya mencapai 15,62 persen. Perbedaan perhitungan antara NetMarketShare dan StatCounter disebabkan oleh metode pengambilan data mereka. StatCounter hanya mengambil data mentah dari page view ke berbagai situs.

Sedangkan NetMarketShare mengukur kunjungan unik (unique visit) serta memperhitungkan lalu lintas internet berdasarkan negara asal. Dengan demikian, statistik tersebut mewakili wilayah-wilayah yang paling banyak aktif di internet.

Microsoft sendiri sudah mulai meninggalkan Internet Explorer dan mendorong adopsi peramban Edge yang mereka sematkan di Windows 10. Namun data dari NetMarketShare disebut sudah menghitung pemakaian Edge bersama dengan angka untuk Internet Explorer. Sedangkan data dari StatCounter justru menunjukkan bahwa orang-orang hanya mencoba Edge sebentar kemudian meninggalkannya sama sekali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here