close

Google Chromecast 2: Alat Pendukung Kerja Sekaligus Hiburan

Beberapa waktu lalu, Google secara resmi telah mengeluarkan benda mini bernama Google Chromecast versi 2 (HDMi streaming) untuk para pengguna Indonesia. Walau harganya tidak murah, jika dibandingkan dengan harga yang ada di beberapa negara tetangga. Namun konsumen tetap akan untung karena bisa mendapatkan garansi dari penjual.

Lalu mungkin belum semua masyarakat paham, apa sih fitur yang ditawarkan oleh Chromecast ini? Ternyata dengan benda kecil ini, Anda bisa melakukan streaming konten ke TV hanya dengan tambahan colokan HDMI. Berikut ini merupakan beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai Google Chromecast 2.

Dilengkapi dengan Chromecast HDMI Streaming

Perangkat ini bisa mempermudah pengguna untuk meng-cast atau men-streaming konten ke TV maupun output HDMI lainnya melalui perangkat bergerak seperti smartphone, tablet, atau PC, dengan memakai aplikasi Chromecast, atau yang saat ini memiliki nama resmi Google Cast. Biasanya pengguna dapat melakukan cast konten secara langsung dari aplikasi tertentu, atau langsung melalui browser Google Chrome.

Memiliki tampilan desain lebih menarik

Tampilan dari benda mungil ini lebih menarik apabila dibandingkan dengan versi pertamanya. Kini Chromecast tidak berbentuk dongle kaku seperti USB flash drive lagi, namun berbentuk bulat dengan tekstur logo Chrome pada bagian atas depan. Kemudian ditambahkan dengan kabel pendek serta colokan HDMI untuk dihubungkan pada output. Namun sebenarnya jika dilihat lebih detail, tampilan menarik ini juga menjadi kekurangan. Bentuk yang sekarang membuat benda ini terlihat menjuntai karena kabel pendek yang serba nanggung.

Dilengkapi dengan colokan HDMI Chromecast

Aplikasi Chromecast juga menyediakan beberapa pilihan layanan streaming yang dapat dinikmati oleh pengguna. Sehingga Anda dapat menikmati film maupun konten layanan streaming lainnya dengan menggunakan Chromecast langsung pada TV. Sehingga pengguna tidak perlu berlangganan layanan TV kabel, seperti Netflix, iFlix, Genflix, Viki, dan masih banyak lainnya. Bahkan layanan streaming musik seperti Spotify maupun Joox juga dapat di-cast dengan menggunakan alat ini. YouTube yang merupakan produk Google tentu saja juga sangat didukung dengan perangkat ini.

Walau dipromosikan secara umum untuk hiburan saja, namun pengguna juga dapat memakai alat ini untuk bekerja. Apabila Anda mempunyai proyektor dengan colokan HDMI, maka Anda dapat meng-cast alias menayangkan Google Chrome pada layar. Alat ini juga bisa digunakan untuk pendukung presentasi. Saat ini, peramban Chrome juga telah mendukung fitur cast. Sehingga apabila hanya presentasi yang dibutuhkan untuk ditampilkan di layar proyektor, maka pengguna dapat menggunakan Google Slides yang memang telah didukung oleh Chromecast.

Chromecast 2

Colokan yang sederhana dan mudah

Pengguna harus mencolokkan perangkat Chromecast pada power memakai kabel dan kepala charger seperti smartphone. Body Chromecast yang bulat ini berisi kabel untuk mencolokkan ke slot HDMI TV atau proyektor dengan kepala HDMI untuk salah satunya, sedangkan sisanya dan satu lagi slot untuk kabel USB ke power.

Hampir tidak ada detail lain selain indikator di perangkat Chromecast. Alat ini memang sepertinya di desain dengan sederhana dan untuk dilupakan, karena akan diletakkan di belakang TV. Anda cukup mencolokkan dan menikmat konten.

Desain lebih modern

Google merilis dua tipe Chromecast untuk generasi kedua, yaitu tipe pertama yang dipakai untuk HDMI streaming video dan tipe kedua untuk audio saja. Biasanya tipe pertama digunakan untuk menyulap TV untuk menjadi TV pintar. Bisa juga digunakan untuk memperbesar layar apabila pengguna merasa kurang puas saat memakai perangkat mobile untuk menonton video-video. Sedangkan satunya digunakan untuk audio alias sebagai smart speaker.

Hiburan dan kerja didukung penuh

Bisa dibilang bahwa daya jual utama untuk Chromecast terletak pada fungsinya sebagai alat hiburan yang pintar, sehingga benda ini dijadikan sebagai televisi. Pengguna dapat memilih konten secara langsung melalui genggaman dan meng-cast ke televisi. Menonton YouTube sekarang tidak perlu menggunakan smartphone, tablet, atau laptop. Pengguna cukup mencolokkan Chromecast untuk menikmati web series favorit di televisi.

Bantuan presentasi yang lebih mudah

Apabila Anda mempunyai proyektor dengan colokan HDMI, kemudian ingin melakukan presentasi tanpa mencolokkan kabel pada proyektor, Chromecast mendukung hal ini. Pengguna juga dapat melakukan presentasi secara bergiliran, sehingga akan lebih mudah untuk berpindah karena berada pada lingkungan yang sama.

Rasa nyaman yang lebih

Apabila Anda merupakan penggemar berat YouTube maupun layanan streaming lainnya, mungkin lama kelamaan Anda akan merasa pegal jika harus menonton melalui laptop, tablet, atau smartphone. Perangkat ini tentu akan membuat Anda lebih nyaman saat sedang menonton. Kemudian apabila Anda memakai aplikasi yang telah mendukung fitur cast, maka biasanya tombol untuk ‘memindahkan’ konten ke TV juga akan tersedia.

Itu tadi beberapa hal yang perlu diketahui tentang Google Chromecast 2. Perlu diingat bahwa alat ini akan bekerja pada lingkungan Wi-Fi, sehingga pengguna harus mempunyai koneksi Wi-Fi agar bisa memakainya. Kemudian untuk streaming konten yang berat tentu akan membutuhkan koneksi yang mumpuni juga.

Tags : ChromecastChromecast 2'googleGoogle ChromecastGoogle Chromecast 2

Leave a Response