close

Ini Aplikasi Penghemat Baterai Smartphone Android

aplikasi

Saat ini smartphone Android menjadi perangkat yang begitu penting bagi manusia. Beragam fitur di dalamnya memang berguna untuk keperluan manusia. Intensitas penggunaan yang begitu sering membuat baterai smartphone menjadi cepat habis alias boros. Saat ini memang sudah ada solusi baterai yang boros, misalnya dengan menggunakan powerbank. Namun cara ini tidak selalu praktis dilakukan. Agar Anda bisa menjaga baterai bertahan selama mungkin, Anda bisa menggunakan beberapa aplikasi berikut ini.

Go Battery Saver & Power Widget

Aplikasi ini menawarkan penghematan daya yang beragam dan dapat dipilih. Nantinya pengguna dapat mengaktifkan sejumlah preset untu mengirit daya sampai tingkatan yang paling ekstrim. Ada juga pilihan untuk membuat custom mode yang dapat mengatur sendiri penghematan baterai apa saja yang akan dilakukan. Tak hanya itu saja, aplikasi ini juga dapat memonitor aplikasi mana saja yang paling memboroskan baterai. Tersedia widget di homescreen yang bisa digunakan sebagai shortcut.

Greenify

Greenify mengatur aneka program yang berjalan di Android supaya bisa memasuki mode hibernasi. Pengguna dapat memilih aplikasi apa saja yang ingin dihibernasikan agar tidak menghalangi kerja program penting seperti alarm atau messaging. Smartphone membutuhkan lebih sedikit daya untuk “membangunkan” aplikasi yang berhibernasi daripada memanggilnya kembali dari awal.  Bagi pengguna Android 6.0 Marshmallow, Greenify menyediakan fitur-fitur khusus yang mendompleng fungsi Doze, penghemat daya dari sistem operasi tersebut. Fitur-fitur khusus Marshmallow ini termasuk Agresive Doze yang akan membuat ponsel memasuki mode hibernasi dalam beberapa menit setelah tak lagi dipakai, juga Shallow Hibernation untuk menghentikan sementara (suspend) background process tanpa mematikannya.

Avast Battery Saver

Avast, sang pembuat antivirus, juga menawarkan aplikasi penghemat daya Android yang mampu memprediksi dengan akurat kapan baterai ponsel akan habis. Di dalamnya ada berbagai fitur yang bisa dipakai untuk mengatur aspek-aspek perangkat, seperti Wi-Fi, kecerahan layar, sinkronisasi data, dan vibration yang bisa memboroskan baterai. Ada empat preset (Home, Work, Night, dan Super-Saving Emergency Mode) yang bisa dipilih dan diatur kembali sesuai dengan kebutuhan.  Avast Battery Saver bisa pula diatur agar berganti preset penggunaan daya secara otomatis sesuai dengan pergantian situasi ponsel, misalnya ketika berganti Wi-Fi network dari jaringan kantor ke jaringan rumah.

DU Battery Saver & Phone Charger

Bukan cuma tampilan yang cantik, aplikasi berkonsep simpel ini pun menyediakan aneka setting dan shortcut untuk mempermudah pengguna dalam mengatur konsumsi daya perangkat. DU Battery Saver & Phone Charger bisa melihat aplikasi mana yang boros daya, serta mana yang bisa dimatikan tanpa memengaruhi kinerja. Selain versi yang bisa diperoleh secara cuma-cuma di Google Play, ada juga model berbayar seharga 3 dollar AS yang menjanjikan penghematan daya hingga 70 persen lebih tinggi lewat fitur-fitur tingkat lanjut seperti membersihkan background process yang tidak penting.

Itu tadi beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk menghemat daya baterai pada smartphone. Seluruh aplikasi di atas dapat diperoleh secara gratis melalui Google Play Store dengan mengunjungi tautan yang tersedia.

Tags : aplikasiaplikasi penghemat bateraiBaterai Smartphone

Leave a Response