Kecil dan murah, merupakan jargon paling santer yang berhembus di pasaran notebook saat ini. Tak henti-hentinya inovasi di setiap jengkal teknologi dilakukan, hingga akhirnya terlahir sebuah segmen paling panas tahun ini, yaitu Mini Notebook. Sebelumnya kita harus rela melepas pundi-pundi uang kita untuk mendapatkan sebuah laptop dengan ukuran 11” atau 12” yang performanya dan ketahanan baterainya kadang tidak sebanding dengan tiap pundi uang yang kita keluarkan. Namun sekarang kita bisa mendapatkan sebuah laptop dengan performa yang sama hebatnya, namun dengan ukuran layar yang lebih kecil, baterai yang cenderung lebih tahan lama, dan yang paling menarik adalah harga yang jauh lebih murah.
Berbekal processor yang hemat baterai, layar yang mini, dan keyboard yang fit dengan jari mungkin akan sangat pas untuk sebagian besar konsumen yang mengkonsumsi laptop untuk surfing web, email, penggunaan piranti office, ataupun aplikasi multimedia lain. Secara garis besar, apa yang bisa laptop standar lakukan, bisa dilakukan juga dengan mini notebook.
Karena berbagai fleksibilitas yang ditawarkan oleh mini notebook tak ayal lagi hingga akhir tahun ini diperkirakan mini notebook akan terus menjadi tren di pasaran laptop. Sebelum Dell dan Lenovo ikut meramaikan pasar tersebut, kami mengamati ada lima mini notebook yang telah ada di hati para konsumen mini notebook. Namun saat ini yang membuat kami penasaran adalah mana diantara kelimanya itu yang pantas menjadi mini notebook paling sempurna yang pernah ada…
Untuk memudahkan pencarian ini, kita dapat melihat beberapa data tentang perbandingan kelima mini notebook tersebut dibawah. Sehingga anda juga dapat menilai sendiri mana mini notebook yang paling sempurna menurut anda.
|
Nama
|
CPU
|
Hard Drive
|
RAM
|
OS
|
Layar
|
Battery
|
Harga (USD)
|
|
1.6GHz Intel Atom N270
|
12GB SSD
|
1GB
|
XP
|
8.9
|
315
|
599
|
|
|
1.6GHz Intel Atom N270
|
40GB SSD
|
1GB
|
Linux
|
10.0
|
356
|
699
|
|
|
1.6GHz Intel Atom N270
|
8GB SSD
|
512MB
|
Linux
|
8.9
|
134
|
379
|
|
|
1.6GHz Intel Atom N270
|
80GB HDD
|
1GB
|
XP
|
10.0
|
116
|
499
|
|
|
1.2GHz VIA C7-M
|
30GB HDD
|
1GB
|
Linux
|
7.0
|
183
|
399
|
Kami sedikit terperanjat ketika melakukan tes terhadap performa kelima mini notebook diatas, tidak ada satu mesin pun yang bisa menembus benchmark yang kami harapkan, bahkan sebagian dibawah rata-rata, beberapa bermasalah dengan baterai, dan sebagian lagi kami kira harganya masih terlalu mahal.
Eee PC 901 terlihat paling bagus dalam performa benchmark, juga kami suka dengan extended baterainya. Namun dengan harga hampir $600 pasti konsumen akan kembali berpikir ulang untuk membawanya pulang dari toko laptop. Ada lagi Eee PC 1000 yang harganya lebih mahal, namun dengan fitur yang paling bagus, seperti 40GB SSD drive, dan ketahanan baterai yang sangat hebat, hingga lima jam.

Acer Aspire One salah satu mini notebook dengan desain terbaik, dan $379 adalah salah satu yang termurah. Namun konsekuensi yang harus diterima adalah minimnya RAM (512MB) dan baterai yang hanya bertahan selama dua jam. Juga sistem operasi yang dibawa adalah Linux. Namun demikian Aspire One cukup bertenaga, karena hanya dengan RAM yang tidak terlalu besar tetap dapat bekerja dengan baik. Secara umum kami lebih memilih Windows XP untuk pilihan pada mini notebook, karena jelas lebih mudah digunakan bagi sebagian konsumen dan lebih mudah dalam instalasi software dan troubleshoot.

MSI Wind hampir mewujudkan sebuah mini notebook idaman, namun kami lebih memilih sebuah SSD drive dengan kapasitas yang lebih kecil dibanding standar drive dengan kapasitas 80GB yang dibawanya. Karena jelas standar drive tersebut mempengaruhi berat mini notebook ini, juga mempengaruhi pemakaian baterainya, dan dapat dilihat pada tabel di atas, MSI Wind adalah yang terburuk dalam ketahanan baterai.

Sylvania G Netbook mempunyai beberapa pilihan komponen yang lumayan, namun jika harus dibandingkan dengan pesaing lainnya, Sylvania G netbook benar-benar ketinggalan, dengan layar yang terlalu kecil (7”), virtually touchpad yang tidak berguna, dan processor kuno VIA.
Apabila anda salah satu dari staf pengembang PC, kami akan memberitahukan spesifikasi mini notebook yang pasti akan menjadi idaman hingga saat ini. Karena dari kelima mini notebook tersebut, kami merasa belum puas dan belum menemukan mini notebook yang sempurna, maka kami mencoba menggabungkan setiap komponen yang ada pada mini notebook diatas hingga kami berhasil menemukan kesempurnaan itu
- CPU: 1.6GHz Intel Atom N270, rata-rata yang stabil digunakan pada sebagian besar mini notebook
- Hard Drive: Minimal 20GB SSD, mungkin SSD sedikit lebih mahal, namun untuk proteksi sangat penting
- RAM: 1GB, sudah cukup stabil untuk menjalankan Windows XP
- OS: Windows XP, lebih karena kemudahan dan user friendly
- Screen: 8.9”, sudah menjadi ukuran yang kami rasa pas untuk mata dan pencahayaan
- Battery: Minimal mampu bertahan 180 menit, karena jika lebih bisa saja berpengaruh pada berat mini notebook nantinya
- Price: $499
Suka dengan tulisan diatas? Baca artikel yang terkait:
- Fujitsu Siemens Amilo Mini Ui3520 meramaikan pasar Netbook
- Tips Panduan Memilih Mini-Notebook
- Worldwide mini-notebook shipments to surpass 5 million units in 2008, says Gartner
- Tabel Mini-Notebook Terlengkap
- Ramai-ramai menurunkan harga Netbook
- Mini NB200 the Touch of Style by Toshiba
- Sharp Netbook dengan Trackpad Touch Screen
- ASUS Rilis Air Freshener Mini Notebook
- X-Slim si super tipis dari MSI
- Best ever ever ever, Eee PC S101
Wah sayang, reviewnya ngga mencantumkan perbedaan battery cell, jadi hasil ketahanan baterenya ga sebanding, OS nya juga berbeda jadi agak sulit dong liat kinerjanya, ngga ngebahas program benchmark standar yg biasa dipake buat bandingin juga. trus kalo diliat dari kesimpulannya ngga menjelaskan siapa pemenangnya dari semua UMPC itu. Mungkin reviewnya ke depan bisa lebih tajam, soalnya aku tetep bingung mau pilih yg mana.
Saya berkeinginan utk membeli mini laptop,trims utk infonya yg satu ini.