Menjalankan Applikasi Windows Pada Eee Pc Anda

Tidak sedikit konsumen mini notebook yang akan berpikir ulang untuk membeli suatu laptop hanya karena pada laptop yang akan mereka beli terinstal Linux pada sistem operasinya, seperti Xandros pada Eee PC, yang menyebabkan konsumen tentu saja tidak bisa bebas mensuplai aplikasi-aplikasi faforitnya di Windows untuk diletakkan di sistem operasi Linux. Memang sudah banyak aplikasi-aplikasi yang diluncurkan untuk sistem operasi Linux, namun masih banyak juga aplikasi tak terganti seperti iTunes atau Adobe Photoshop yang tidak dapat terinstal pada Linux.


Namun anda sekarang dapat bernafas lega, karena sekarang telah ada Wine, yang memungkinkan anda untuk menjalankan berbagai aplikasi Windows kesayangan anda di Linux. Wine tidak membutuhkan sistem operasi Windows, Wine adalah alternatif gratis untuk implementasi Windows API. Dengan Wine pada Eee PC anda, anda telah menemukan jalan kebebasan pemakaian aplikasi di laptop anda. Langkah 1: Buka Synaptic Package Manager Untuk mendownload versi terakhir dari Wine, anda membutuhkan Synaptic Package Manager, yang akan mencari versi terakhir dari packages di internet kemudian mendownload dan menginstalnya.

  • buka terminal window. Untuk mudahnya, click CTRL+ALT+T. atau pada  Advanced Desktop Mode, select Console dari Launch menu.
  • Enter "sudo synaptic" pada command prompt kemudian Enter. Synaptic Package Manager akan segera muncul.

Langkah 2: Add the Wine Repository Pada proses pencarian package versi terakhir dari Wine, anda diharuskan add repository pada menu Synaptic Package Manager search. Ikuti langkah dibawah ini.

  • Select Settings->Repositories
  • Click New
  • Enter values for the Wine repository
       URL: http://wine.budgetdedicated.com/apt/
       Distribution: etch
       Sections(s): main
  • Click New
  • Click OK
 
Langkah 3: Update Package Listing  
  • Click pada Reload button. Synaptic downloads updates. Anda akan melihat status bar seperti pada gambar dibawah ini
  • Jika muncul peringatan "signatures couldn’t be verified" error seperti pada gambar dibawah, klik close dan abaikan saja. Karena peringatan ini tidak akan mempengaruhi jalannya proses
 
Langkah 4: Download dan Install Wine
  • Click Search pada toolbar Synaptic Package Manager.
  • Enter wine dan click Search. 
  • Right click pada wine dan select Mark untuk instalasi.
  • Click Apply pada Synaptic toolbar. Synaptic akan mendownload da nmenginstal Wine package.
  • Close Synaptic saat instalasi telah selesai.
 
Langkah 5: Konfigurasi Wine
  • buka terminal window
  • Masukkan "sudo winecfg" pada command prompt kemudian Enter.
  • Slalu select Graphics tab
  • Kemudian sebuah window akan keluar dan anda dapat melakukan konfigurasi disini. 
Langkah 6: Install Program Windows
  • Siapkan file instalasi program 
  • Jika double click pada file instalasi .exe tidak dapat dilakukan, right click kemudian select Open With lalu ketik wine.
  • Ikuti instruksi instalasi program
 
Step 7: Run Your Windows Program
  • Cari executable dari program yang telah di instal (.exe file). Biasanya akan otomatis ada pada desktop anda, namun apabila file executable tidak anda temukan d I desktop, ikuti lankah ini:
    • Launch File Manager
    • Select View Hidden Files pada View menu.
    • Buka /usr/home/.wine/drive_c/Program Files/ folder
    • Buka folder aplikasi yang barusan anda instal (ex: iTunes)
    • Cari file executable-nya (.exe)
  • Jika double click pada file executable .exe tidak dapat dilakukan, right click kemudian select Open With lalu ketik wine.
             Cobalah program yang telah berhasil anda instal tersebut. Apabila anda mengalami masalah saat proses run pada Wine, anda dapat melihat Wine HQ App DB untuk penjelasan lebih lanjut permasalahn anda.

Suka dengan tulisan diatas? Baca artikel yang terkait:

It's very calm over here, why not leave a comment?

Leave a Reply