close

Prosesor Intel Core M: Performa Meningkat, Konsumsi Tenaga Menurun

Intel core m

Setelah merilis versi terbaru dari generasi prosesornya (baca prosesor generasi terbaru dari Intel disini), Intel juga secara langsung merilis jenis prosesor terbaru yang ada pada generasi Broadwell, yaitu Intel Core M series. Setelah sempat ditunda-tunda beberapa bulan, Intel secara resmi telah mengeluarkan prosesor jenis. Core M diperkirakan oleh pihak Intel akan booming pada tahun 2015 ini. Intel Core M memiliki salah satu ciri khas yang tidak dimiliki oleh prosesor jenis lainnya, yaitu sangat hemat energi. Jadi, performa yang ditawarkan oleh prosesor Core M ini akan menghasilkan tenaga yang cukup tinggim namun konsumsi tenaga tetap rendah atau bahkan tergolong sangat rendah.Intel core m

Intel Core M ini memiliki ukuran sebesar 14 nanometer, jadi bisa dibayangkan betapa tipisnya perangkat yang akan menggunakan prosesor ini. Mungkinkah ini merupakan prosesor yang ditunggu oleh dunia? Dapatkah prosesor ini menawarkan performa yang tinggi untuk perangkat-perangkat portable seperti laptop dan tablet? Pada artikel ini kami akan membahas Intel Core M secara mendetail untuk mendapatkan gambaran penuh mengenai prosesor ini.

Overview

Sebenarnya sedikit mengecewakan ketika mengetahui bahwa Intel memutuskan untuk mengeluarkan prosesor yang bukan untuk ultrabook atau prosesor yang memiliki tenaga quad-core yang memiliki performa tinggi pada generasi terbarunya. Pihak Intel malah mengawali peluncuran Intel Broadwell dengan mengeluarkan Intel Core M series yang didapuk memiliki efisiensi dan performa yang tinggi pula.

Intel core m
Desain laptop yang menggunakan prosesor Intel Core M

Namun dunia tidak perlu terlalu kecewa karena dengan menggunakan Intel Core M, Intel memiliki tujuan untuk segera melakukan revolusi terhadap perangkat-perangkat portable terutama notebook. Core M merupakan prosesor yang sangat-sangat irit daya, ketika beroperasi, perangkat ini hanya membutuhkan setidaknya tenaga sebesar 4.5 watt. Sebuah perkembangan besar ketika melihat versi sebelumnya, Intel Haswell yang mampu beroperasi pada angka sebesar 15 watt. Dengan daya yang kecil, Intel berjanji akan mempermudah pihak manufaktur laptop untuk bisa memproduksi laptop yang tidak perlu menggunakan kipas sebagai pendingin, dan tentunya lebih tipis dibanding laptop yang sebelumnya telah ada.

Desain dan arsitektur Intel Core M

Sekarang beralih ke arah yang lebih teoritikal dari inovasi yang diberikan oleh arsitektur dari prosesor Intel Broadwell.

1. Desain dan bentuk

Jumlah transistor yang terdapat didalam prosesor Intel Core M meningkat dari jumlah yang sebelumnya berada pada angka 0.96 miliyar trasistor (prosesor Haswell) menjadi sebesar 1.3 miliyar transistor. Hal tersebut berbanding terbalik dengan ukuran prosesor, yang sebelumnya berada di angka 131 mm, kini menjadi hanya sebesar 82 mm, ukuran dari prosesor menjadi lebih kecil. Selain itu ketebalan dari prosesor ini hanya berukuran sebesar 14 nanometer, inilah yang secara tidak langsung membuat perangkat-perangkat notebook/laptop yang menggunakan prosesor ini akan memiliki bentuk yang tipis. Transistor yang digunakan pada prosesor ini merupakan trasistor P1272, atau yang biasa disebut dengan transistor FinFET. Dengan adanya transistor ini, pihak manufaktur tidak perlu lagi menambahkan semikonduktor pada prosesor. Sayangnya, Intel tidak pernah mendapatkan keuntungan yang tinggi terhadap chip-chip yang mereka produksi, sehingga secara tak langsung membuat Intel terpaksa tidak bisa melakukan produksi masal sebelum peluncuran prosesor-prosesor Intel Broadwell secara serentak.

Intel core m
Desain Intel Core M

Sebagai imbalan atas teknologi ini, pihak manufaktur dikabarkan siap membayar 2 kali lipat jika prosesor yang dijanjikan Intel untuk bisa membuat perangkat yang minimalis namun berperforma tinggi ini terwujud. Intel berani berbicara seperti itu dikarenakan prosesor ini tidak hanya memiliki bentuk yang kecil, namun juga efisiensi energi yang cukup maksimal. Intel menjanjikan bahwa perangkat notebook/laptop yang menggunakan ini tidak perlu menggunakan baterai yang besar, memakan konsumsi daya yang rendah dan tentunya akan sangat tipis. Kabarnya, pihak manufaktur telah siap mendesain dan membuat produk-produk yang menggunakan Intel Core M pada awal kuartal tahun ini. Kapan kemunculan produk-produk tersebut? Kita tunggu saja.

Intel core m
Jajaran prosesor Intel Core M

Chipset yang digunakan oleh perangkat Intel Core M ini bergabung menjadi satu dengan CPU-nya. Jika dijumlahkan total terdapat 32 nanometer yang ada. Meski begitu, konsumsi energi yang digunakan oleh perangkat ini masih bisa turun hingga 20 sampai 25 % lagi. Di kemudian hari, Intel akan terus mengembangkan produk ini dengan menghadirkan chipset-chipset yang memiliki yang memiliki arsitektur yang lebih ramping.

2. Arsitektur CPU

Seperti biasanya Intel menggunakan strategi “Tick-Tock” untuk pengembangan produk-produk prosesornya. Perlu diketahui bersama bahwa Intel Broadwell bukanlah prosesor yang memiliki desain yang benar-benar baru, prosesor seri ini merupakan prosesor pelengkap dari seri sebelumnya, yaitu Haswell. Yang meningkat pada perangkat ini adalah penggunaan 14 nanometer transistor, sehingga membuat performa dari CPU menjadi lebih cepat dan efisien. Jika dibandingkan dengan Intel Haswell, Intel Broadwell ini mampu menghasilkan performa 5% lebih tinggi.

Intel core m
Arsitektur Intel Core M

Arsitektur dari prosesor Intel Core M ini cukup mengherankan. Pembaharuan yang diberikan mampu menghasilkan performa yang tinggi tanpa membutuhkan konsumsi tenaga yang tinggi pula. Hal ini bisa dimanfaaatkan oleh para developer yang mampu membuat program dengan murni memanfaatkan efisiensi dari CPU.

3. Arsitektur GPU

Intel melakukan modifikasi dan pembaharuan terhadap integrated graphics untuk bisa lebih kompherensif jika dibandingkan dengan yang sebelumnya. Ketika pihak manufaktur melucurkan desain arsitektur Gen8, kini Gen8 tersebut telah mendukung OpenCL 2.0 seperti yang dilakukan oleh DirectX11.2. Hal tersebut secara tak langsung berarti, fitur yang dimilik oleh GPU sekarang mampu bersaing dengan beberapa pemain lama dalam penyedia graphics card seperti Nvidia dan AMD.

Hampir sama dengan generasi sebelumnya, konstruksi dari GPU terdiri dari satu bagian dan beberapa bagian yang terpisah. Bagian yang digunakan untuk melakukan shader dan eksekusi menjadi induk dari semua bagian yang lainnya. Pada Intel Haswell yang menggunakan Intel HD Graphics 4200, VGA tersebut memiliki 2 bagian dengan 10 induk eksekusi ditiap bagiannya. Pada Intel HD Graphics 5300, yang merupakan Intel HD terbaru menggunakan 3 bagian, dengan 8 induk eksekusi pada tiap bagiannya. Jumlah bagian dan induk eksekusi pada Intel HD yang terbaru lebih besar jika dibandingkan yang lama, sehingga tidak salah jika performa dari prosesor terbaru akan lebih tinggi.

Jika menilai dari sisi kapabilitas multimedia yang mampu dihasilkan oleh Intel Broadwell, pengguna akan mendapatkan sesuatu yang cukup menarik. Intel Broadwell menggunakan decoder avant-garde H.265. Decoder ini sama sekali tidak mengandalkan perangkat yang terpasang, artinya apapun prosesornya, decoder ini mampu bekerja secara individual tanpa perlu mengandalakan kemampuan prosesor. Sayangnya pada Intel HD terbaru, pengguna tidak akan bisa mendapatkan saluran HDMI 2.0, Intel HD 5300 ini hanya dilengkapi dengan resolusi maksimal sebesar 3840 x 2160 pada frekuensi 60 Hz. Hal tersebut berarti, komputer hanya akan menampilkan resolusi 4K pada frekuensi 24 Hz.

Tags : CPUIntelprosesor

Leave a Response