close

Review Epson L210: Harga Ekonomis, Fasilitas Lengkap

review epson l210 2
review epson l210 1Setelah membahas beberapa review dari produk Epson untuk printer dot matrix (baca review LX-310 disini) dan ink-jet biasa (baca review L300 disini), kini kami ingin melakukan review Epson L210. Yap, setelah membahas printer inkjet dan dot matrix, kini kita beralih untuk membahas printer all in one. Epson mengeluarkan produk ini tepat setelah printer L100 dan L200 diluncurkan, sama halnya seperti printer-printer sebelumnya, L210 ini dilengkapi dengan tangki tinta pada sisi bagian kirinya.

Jika anda ingin mengetahui printer jenis ini lebih lanjut, simak terus review Epson L210 ini.

Overview

Epson L210 hadir dengan desain printer all in one yang berbeda dari beberapa desain printer all in one Epson sebelumnya. Desain printer ini dibuat lebih ramping dan ergonomis, selain itu bodi dari printer ini berbahan lebih kokoh namun memiliki berat yang lebih ringan. Jika anda mengamati dengan detail, maka Epson sepertinya beralih dari tombol-tombol perintah yang biasanya terdapat diatas menjadi berada didepan. Inilah yang memberikan perbedaan besar pada printer Epson all in one lainnya dengan Epson L210 ini. Dengan tombol yang berada didepan, printer ini mampu hadir dengan bodi yang lebih ramping.

review epson l210
Perbandingan Epson L210 dengan Printer Epson All In One lainnya

Beranjak dari pembahasan sisi bagian luar, kini kita menuju performa yang dibekalkan oleh Epson pada printer jenis ini. Printer ini memiliki kecepatan cetak 27 ppm untuk mencetak dokumen biasa, sedangkan untuk mencetak foto printer ini membutuhkan waktu sekitar 69 detik per foto. Hasil ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan printer Epson L300, namun hasil ini juga lebih cepat ketimbang printer Epson L100 atau L200. Untuk masalah kecepatan mencetak printer ini memiliki kecepatan rata-rata/tidak terlalu cepat atau lambat. Printer ini juga mampu mencetak dengan resolusi maksimal 5760 x 1440 dpi dan dibekali oleh teknologi mencetak bi-directional printing dan uni-directional printing. Selain itu printer ini memiliki konfigurasi nozzle sebesar 180 untuk warna hitam dan 59 untuk warna-warna lainnya (magenta, cyan, yellow). Ukuran kertas maksimal yang bisa dicetak oleh printer ini adalah sebesar 8.5 x 44 inci (lebar x tinggi).

Printer ini memiliki fitur all in one, mari kita bahas satu per satu fitur tersebut. Pertama, fitur copy. Printer ini dilengkapi fasilitas copy, artinya anda bisa menggandakan dokumen apapun dalam bentuk hitam-putih dengan menggunakan printer ini. Printer ini memiliki kecepatan meng-copy dokumen hitam-putih sebesar 5 detik per draft dan meng-copy dokumen berwarna sebesar 10 detik. Namun, kita hanya bisa mencetak sebanyak 20 lembar copy pada satu waktu, cukup terbatas. Kedua, fitur scan. Tak bisa dipungkiri terkadang untuk beberapa kasus kita sering membutuhkan fasilitas ini. Epson L210 hadir dilengkapi dengan fitur ini, tipe scanner yang ada pada L210 adalah

Rasanya tak adil jika Cuma menilai dari bagian bodi dan performanya, kita tidak akan mendapatkan review Epson L210 ini secara menyeluruh flatbed color image scanner dengan tipe sensor CIS. Hasil scan yang dihasilkan oleh printer ini mampu mencapai 600 x 1200 dpi, hal ini tidak usah diragukan lagi karena memang resolusi scanner dari L210 mencapai 600 dpi. Sayangnya dengan bodi yang ramping, scanner yang ada cenderung lebih kecil. Scanner area dari printer ini hanya berkisar sebsar 216 x 297 mm atau sebesar 8.5 x 11.7 inci. Kecepatan scan dari printer ini tergolong tinggi yaitu sebesar 2.4 milisecond/line pada gambar monochrome dan 9.5 milisecond/line untuk gambar berwarna. Selain itu kedalaman warna hasil scan dari printer ini juga tergolong bagus yaitu sebesar 48-bit untuk gambar berwarna dan 16 bit untuk gambar grayscale atau hitam putih.

Hadir dengan fitur yang kompleks tampaknya tidak membuat printer ini memakan banyak kapasitas listrik yang ada. Printer ini hanya menyerap 13 watt ketika melakukan operasi, 3.5 watt ketika berada dalam posisi stand-by, 1.5 watt ketika berada dalam posisi sleep mode dan 0.3 watt ketika dalam keadaan mati.

Selain beberapa fitur-fitur diatas, printer ini juga dilengkapi dengan konektivitas standart yangitu USB 2.0 namun telah didukung oleh fasilitas high-speed. Selain itu printer ini hanya bisa berjalan pada sistem operasi Windows XP atau yang lebih baru dan untuk Mac OS hanya bisa berjalan pada Mac OS 10.5.8 atau yang lebih baru.

Tidak adil rasanya ketika kita hanya membicarakan spesifikasi dan keunggulan dari printer Epson L300 ini tanpa memperhatikan sisi lemah dari printer ini. Ini dia beberapa kelemahan dari printer ini.

Sangat disayangkan karena Epson L210 yang hadir dengan fitur lengkap memiliki hasil cetak yang tidak begitu maksimal, jika dibandingkan dengan Epson L200 atau L100, hasil cetaknya tidak ada bedanya bahkan terlampau sama padahal Epson menyakinkan pengguna kalo mereka telah memperbaiki kekurangannya.

Beralih dari hasil cetak yang kurang, printer ini terkenal sangat rewel untuk masalah perawatannya. Anda bisa menemukan dibeberapa forum-forum online yang membahas printer. Printer ini terkadang tidak bisa digunakan dan beberapa cara yang terdapat pada guide book (buku panduan) tidak bisa mengatasi masalah pada mesin cetak jenis Epson L210 ini. Alhasil, yang bisa anda lakukan adalah dengan membawanya ke service center terdekat.

Yang cukup vital adalah yang satu ini, terdapat sebuah fitur yaitu resetter. Fungsi utama dari fitur ini adalah mengatur ulang sistem pada printer ini, jadi ketika ada masalah diharapkan printer ini bisa kembali berfungsi secara normal. Namun, nampaknya fitur ini masih menjadi masalah yang dipertanyakan, karena fitur ini bisa saja membuat printer Epson L200 anda menjadi tidak bisa bekerja sama sekali. Jika hal ini terjadi, maka anda terpaksa harus mengeluarkan biaya untuk memperbaikinya di service center Epson.

Kesimpulan

Dapat disimpulkan pada review Epson L210, jika printer ini merupakan printer yang secara keseluruhan cukup bagus jika anda bukanlah orang yang detail akan kualitas hasil cetak. Printer ini memang cocok untuk mencetak dokumen-dokumen kantor atau rumah yang tidak membutuhkan banyak gambar. Tampaknya kualitas hasil cetak printer jenis ini berbanding terbalik dengan kuantitas hasil cetaknya, printer ini dapat mencetak 20.000 halaman tanpa perlu membeli tinta baru lagi. Bukankah kualitas seperti itu luar biasa hemat?

Namun, jika anda menginginkan sebuah printer yang akan digunakan untuk mencetak foto atau dokumen-dokumen brosur maka sebaiknya anda memilih lainnya seperti, printer Epson L300. Kemampuan printer yang mampu menghemat tinta tidak diimbangi dengan hasil dari kualitas cetak printer ini, secara matematis bisa dikatakan jika hasil cetak Epson L210 masih berada pada level rata-rata/tidak seberapa bagus ataupun jelek.

Tags : EpsonEpson L210Printer

Leave a Response