Panduan perawatan baterai Notebook
November 29, 2008 by arya_m · 2 Comments
Battery Notebook adalah topik yang umum dibicarakan, dan banyak orang bertanya bagaimana supaya lebih awet dan berumur panjang. Banyak informasi yang beredar dan banyak juga yang salah pengertian. Petunjuk sederhana dibawah ini akan membahas beberapa pertanyaan umum mengenai battery notebook.
Kemampuan battery notebook akan menurun seiring waktu apakah Anda menggunakannya atau tidak. Sekalipun industri battery Li-Ion tidak mempublikasikan kenyataan ini, jam battery Anda mulai bergerak pada saat dirakit. Elemen didalam battery akan bereaksi, dan lambat laun battery tersebut tidak akan mampu mensuplai power yang cukup untuk notebook Anda. Sebagai tambahan, battery Anda dirancang untuk bertahan antara 300-800 kali siklus charge/recharge. Dan secara bertahap akan berkurang kemampuannya untuk mensuplai daya ke notebook.
Secara umum, battery notebook akan bertahan antara satu hingga tiga tahun. Anda mungkin bisa memperlambat penurunan kemampuannya, tapi tidak bisa menghentikan prosesnya. Suhu baterai, cara dan frekuensi pemakaian notebook akan mempengaruhi panjang pendeknya usia baterai. Anda bisa memperlambat proses ini dengan beberapa petunjuk pemeliharaan.
Suhu
Suhu rendah akan memperlambat proses discharge (kehilangan daya ketika dipakai tanpa dihubungkan ke power listrik) dan proses penuaan dari elemen didalam baterai. Sebaliknya, suhu tinggi akan memperpendek usia baterai. Membiarkan baterai Anda terpasang ketika terhubung dengan power listrik akan menyebabkan suhu didalam baterai meningkat. Melepas dan menyimpan baterai pada suhu dingin akan memperlambat proses penuaan. Membiarkan notebook pada lingkungan yang panas juga tidak baik untuk baterai.
Pemakaian
Baterai Lithium-Ion yang digunakan didalam notebook dirancang untuk dapat digunakan sekitar 300-800 kali siklus charge/discharge. Beberapa siklus ini sudah digunakan ketika Anda membiarkan baterai terpasang ketika notebook menggunakan daya power listrik. Pada saat terhubung dengan power listrik, notebook akan secara rutin melepaskan baterai ketika sudah mencapai level penge-charge-an tertentu (contoh: 95%). Melepaskan battery dan menyimpannya dalam tempat yang kering dan dingin akan melindungi beberapa siklus.
Kebiasaan pemakai
Battery Li-Ion tidak dipengaruhi oleh efek memori (baterai perlu dipakai sampai habis sama sekali sebelum diisi lagi untuk menghindari penurunan kapasitas) seperti baterai isi ulang model lama. Pengulangan siklus isi-pakai hingga habis akan meningkatkan hilangnya kapasitas per-siklus. Beberapa kali ‘isi-pakai sebagian’ lebih baik daripada satu kali ‘pakai habis’. Bagaimanapun, Anda juga harus mengkalibrasi baterai secara rutin.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, jika:
Anda melepas beterai ketika terhubung dengan power listrik:
Pro:
• Melindungi siklus isi ulang
• Membiarkan baterai pada suhu rendah, sehingga memperlambat proses penuaan
Kontra:
• Kehilangan fungsi backup dari baterai ketika power listrik mati
• Data bisa hilang atau bahkan rusak jika tanpa fungsi backup power dari baterai
• Perlu UPS (uninterruptible power supply) untuk menggantikan fungsi backup
Anda membiarkan baterai terpasang:
Pro:
• Baterai berfungsi sebagai cadangan jika listrik tiba-tiba mati.
• Lebih mudah dan efisien untuk dibawa
• Baterai tidak perlu waktu penghangatan (seperti jika disimpan dilemari es)
Kontra:
• Kehilangan sebagian siklus isi ulang
• Suhu baterai meningkat dan mengakibatkan lebih cepat menurun kemampuannya
- Kalibrasi baterai dengan ‘pakai habis’ setiap 30 kali pengisian untuk menjaga akurasi elemen didalam baterai. Pakai notebook Anda hingga baterai habis terpakai sebelum dicharge.
- Hindari pengulangan ‘pakai habis’ yang teratur. Baterai Li-Ion lebih sedikit kehilangan kapasitas penyimpanan ketika dicharge sekalipun belum habis pakai.
- Lepas baterau dan simpan di tempat yang dingin dan kering. Level pengisian optimum adalah 40% untuk penyimpanan yang panjang. Menyimpan baterai dengan daya yang rendah akan menimbulkan kerusakan secara permanen. Karena itu, biasanya ketika Anda membeli notebook baru, baterainya sudah terisi sekitar seperempat hingga setengah.
- Jika Anda menyimpan baterai di lemari es, gunakan kantong plastik yang tertutup rapat untuk menghindari kelembaban. Biarkan baterai menghangat pada suhu ruangan sebelum dipakai atau menge-charge-nya.
Beberapa program mengklaim dapat memperkirakan usia pemakaian baterai. Tapi tentu saja ini sering tidak akurat.
Aplikasi yang teinstall pada notebook dapat memberikan hasil yang lebih akurat.
Coba lakukan beberapa tes singkat untuk mengetahui apakah baterai Anda sudah ‘drop’ atau tidak. Charge/isi penuh baterai hingga 100%, kemudian, gunakan untuk memutar VCD/DVD, sambil browsing di internet. Secara umum untuk notebook baru, baterai akan bertahan sekitar 2 jam.
Jika Anda membeli notebook bekas, cara ini cukup dapat memberikan hasil yang akurat. Jika sebentar saja meter baterai menunjukkan penurunan yang signifikan, bisa dipastikan baterai notebook sudah tidak baik.
Seperti disebutkan diatas, elemen didalam baterai akan menurun kemampuannya seiring waktu, apapun yang Anda lakukan. Karena itu, jangan tergesa-gesa membeli baterai cadangan, jika hanya untuk memperlambat penurunan kemampuan dari dua baterai tersebut.
Beli, jika Anda benar-benar membutuhkan cadangan daya, karena pemakaian tanpa power listrik yang lama.
Dan bisakah saya menggunakan battery generik?
Baterai tiap laptop dipasang mikrochip yang dirancang khusus untuk memenuhi spesifikasi yang diperlukan untuk laptop yang bersangkutan dan ini berhubungan dengan aplikasi yang memantau pemakaian baterai. Sebagai contoh, aplikasi dilaptop tertentu sudah diprogram untuk memberikan peringatan baterai akan habis pada level tertentu dan mematikan laptop secara otomatis pada level tertentu juga. Jika anda menggunakan baterai merk lain, bisa jadi, setting tersebut tidak sesuai. Program tersebut bisa tiba-tiba memerintahkan laptop untuk mati secara otomatis, karena ketidaksesuaian antara program danmikro chip didalam baterai.
Selain itu, baterai generik yang murah, seringkali tidak dibuat dengan standar pengamanan yang baik. Sebaliknya baterai dari merk terkemuka menggunakan komponen yang sudah teruji dan lulus dalam ujian keamanan. Karena itu harga baterai original biasanya mahal, karena harus menggunakan komponen yang mahal. Beberapa kejadian baterai generik tidak berfungsi di laptop tertentu, karena aplikasi didalam laptop tersebut sudah diprogram untuk menolak baterai generik untuk menghindari pemakaian baterai yang berbahaya.
Memang ada beberapa orang yang tidak mengalami masalah dengan baterai generik. Tetapi sebaiknya Anda mempertimbangkan menghemat sedikit uang apakah sesuai dengan potensi resiko yang akan dihadapi.
Sekitar tahun 2006, ada laporan mengenai kasus baterai yang meledak, sehingga beberapa vendor menarik produk mereka dari pasaran. Tetapi sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini, kasus tersebut nyaris tidak terdengar lagi.
Artikel mengenai hal tersebut bisa Anda baca di sini
- Panas adalah musuh Anda. Hindari untuk menaruh baterai Anda ditempat yang panas, seperti didalam mobil pada waktu siang hari
- Pemakaian hingga habis tidak baik untuk baterai Li-Ion. Sebaiknya lakukan pengisian ulang ketika sudah mencapai level 10-20%.
- Kalibrasi baterai Anda setiap 30 kali siklus pengisian. Biarkan baterai habis terpakai, untuk menjaga agar penunjuk di laptop tetap akurat.
- Jika Anda akan menggunakan power listrik dalam jangka waktu yang lama, Anda bisa memperpanjang usia baterai dengan melepasnya dan menyimpannya dalam tempat penyimpanan
- Simpan ditemat yang kering dan dingin dengan kondisi baterai terisi 40%. Beberapa ahli menyarankan untuk menyimpannya di lemari es. Gunakan kantong plastik yang tertutup rapat untuk menyingkirkan kelembaban.
- Jangan masukkan kedalam freezer hingga menjadi beku.
- Jika ingin dipakai lagi, biarkan untuk menghangat pada suhu ruangan sebelum dipakai lagi.
Laptop paling populer Oktober 2008
Setiap bulan kami akan menampilkan urutan laptop yang paling sering diakses pada website notebookreview.com, salah satu website review laptop yang paling popular. Data ini dapat untuk mengambil kesimpulan bahwa laptop dengan urutan teratas adalah laptop-laptop yang paling dicari dan dipertimbangkan untuk sebagian besar pembeli laptop.
Untuk itu daftar ini bukan merupakan daftar laptop paling popular berdasar tingkat penjualan, namun berdasar pada jumlah akses pada tiap halaman review laptop tersebut.
Sehingga dengan kata lain ini merupakan daftar “the most clickable laptops of the month”. Laptop-laptop yang paling menarik perhatian dan menjaring antusias. Dan data dibawah ini diambil dari jumlah pengakses tiap bulannya. Dan akan kami sajikan setiap bulannya.
OKtober ini chart tidak berubah banyak dari daftar chart bulan September. Namun ada perubahan positif yang ditunjukkan oleh varian Apple terbaru dengan Macbook-nya yang dapat menembus 10 besar bulan ini. Beberapa netbook juga masih bertengger di chart ini, sebut saja Acer dengan Aspire One-nya dan Asus dengan Eee PC-nya. Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar laptop paling populer bulan ini
1. HP Pavilion dv5t (Previously #1) – dv5t dilengkapi dengan Intel Core 2 Duo Processor, up to 4096MB DDR2 System Memory, NVIDIA GeForce Go graphics dan 15.4" diagonal WXGA BrightView Widescreen.
2. Dell Inspiron 1525 (Previously #5) - Inspiron 1525 tertanam Core 2 Duo dan 15.4" screen notebook dari Dell. Inspiron 1525 berbekal Intel X3100 integrated pada graphicnya, Intel Core 2 Duo processor dan lebih ringan dan ramping dari seri sebelumnya yaitu Inspiron 1520.
3. Acer Aspire One (Previously #2) - Acer Aspire One adalah salah satu netbook terbaru Acer, dengan penawaran yang sangat baik, desain yang compact, dan harga yang terjangkau. Aspire One dilengkapi dengan Intel Atom Processor, 8.9" WSVGA TFT LCD, dan pilihan Sistem Operasi Genuine Windows XP Home Edition atau Linpus Linux Lite version
4. Lenovo ThinkPad T400 (Previously #4) - ThinkPad T400 dilengkapi dengan Intel Core 2 Duo processor, 14.1" LED-backlight widescreen, up to 8GB of PC2-8500 dan integrated Intel X4500 atau ATI Mobility Radeon HD 3470.
5. Apple MacBook (New to the top 10) - Dengan berbekal Intel Core 2 Duo processors, Nvidia 9400M graphics, optional 128GB solid state drive (SSD), dan stylish yet tough design, new MacBook menjanjikan akan menjadi laptop 13inch paling dicari akhir tahun ini.
6. HP Pavilion dv4t (New to the top 10) - dv4t dilengkapi dengan Intel Core 2 Duo Processor, up to 4GB DDR2 System Memory, NVIDIA GeForce Go graphics available dan 14.1" diagonal WXGA BrightView Widescreen.
7. Asus Eee PC (Previously #7) - Asus Eee PC 701 menggunakan sistem operasi berbasis Linux yang sudah di customized. Mempunyai layar 7" dan berat yang sangat ringan. Dan saat ini Eee PC telah tersedia dengan sistem operasi Windows XP.
8. Dell XPS M1330 (Previously #10) - XPS M1330 tetap solid berada pada 10 besar hingga bulan lalu. M1330 mempunyai layar 13.3" portable notebook dan Intel Santa Rosa processor, Nvidia 8400M graphics dan slick looks. M1330 tersedia dalam pilihan warna red, black dan white color lid options.
9. Toshiba Satellite A305 (Previously #6) - Satellite A305 menggunakan TruBrite 15.4” high definition diagonal widescreen display untuk menambah nilai lebih saat menonton, bermain game, spreadsheets dan multitasking. "Fusion finish" dihadirkan dengan sangat pas pada laptop ini sehingga A305 terlihat sangat menawan. dedicated graphics card dan dual hard drives sangat membantu untuk kelancaran performanya.
10. Sony VAIO Z (new to the top 10) - Fitur andalannya adalah 13.1" XBRITE-DuraView LCD, Intel Centrino 2 Processor dan optional 128GB solid state drive technology … membuatnya menjadi alternatif yang bagus untuk penggemar Apple MacBook.
Dan tampak dibawah ini daftar top 20 populer laptop di www.notebookreview.com pada bulan Oktober 2008:
11. Dell XPS M1530
12. Lenovo ThinkPad T61
13. Sony VAIO FW
14. Dell Latitude E6400
15. Dell Inspiron Mini 9
16. Dell Studio 15
17. Sony VAIO SR
18. HP Pavilion tx2500z
19. Apple MacBook Pro
20. Toshiba Satellite A200 / A205
Tips memilih komponen pada laptop
October 23, 2008 by arya_m · Leave a Comment
Spesifikasi laptop dapat sangat bervariasi tergantung pada kebutuhan anda pada suatu laptop. Banyak vendor laptop yang memproduksi berbagai varian laptop dengan spesifikasi yang berbeda-beda pula. KIta sebagai konsumen haruslah jeli untuk menentukan laptop mana yang mempunyai komponen-komponen terbaik dengan harga yang paling oke. Pada ulasan kali ini kami akan menonjolkan bagian komponen paling penting yang akan berpengaruh besar pada sebuah laptop. Dan anda dapat mengerti lebih jauh lagi seberapa kemampuan tiap-tiap komponen yang ada pada spesifikasi suatu laptop untuk memberikan kenyamanan berkomputer bagi anda.
Processor
Pada sebuah CPU (Central Processing Unit), processor dapat dikatakan sebagai otak dari sebuah komputer. Merupakan bagian paling penting yang mempengaruhi keseluruhan kinerja komputer. Pada laptop terdapat cukup banyak varian dan jenis processor menurut pada segmen-segmennya masing-masing baik ditinjau dari segi performa sampai ketahanan baterai. Tabel yang kami sajikan dibawah ini dapat membantu anda untuk melihat prosessor-prosessor yang paling sering dipakai pada laptop, yaitu varian AMD dan Intel.
Tabel dibawah ini merupakan perbandingan performa dan ketahanan baterai secara relatif dari berbagai varian processor AMD dan Intel. Perbandingan ini bukan merupakan perbandingan keseluruhan dari performa dan ketahanan laptop, karena masih banyak faktor yang menentukan performa dan ketahanan laptop seperti display, baterai, dan optimisasi lainnya.
| Processor | Notebook type | Performance | Battery life | Price |
|---|---|---|---|---|
| AMD Turion 64 | All types | |||
| AMD Turion 64 X2 Dual Core | All types | |||
| Intel Celeron M | Ultraportable and mainstream | |||
| Intel Core 2 Extreme | Desktop replacement | |||
| Intel Core 2 Duo | All types | |||
| Intel Core Duo | All types | |||
| Intel Core Solo | Ultraportable | |||
| Intel Pentium M | Ultraportable and mainstream | |||
| Mobile AMD Sempron | mainstream |
Memory
Pada setiap komputer memiliki beragam jenis physical memory atau sering disebut dengan RAM (random access memory). Pada area inilah komputer menjalankan aplikasi maupun datanya. Untuk mengetahui seberapa kebutuhan standar RAM yang anda butuhkan pada laptop, mudah saja, anda tinggal melihat sistem operasi apa yang tertanam pada laptop anda. Untuk Sistem Operasi Windows Vista atau Mac OS X kami menyarankan RAM dengan kapasitas 1GB (2GB lebih baik), sementara untuk sistem operasi selain itu rata-rata RAM dengan kapasitas 512 MB sudah cukup memadai.
Jika anda merencanakan membeli laptop untuk pemakaian jangka panjang, anda perlu memperhatikan apakah laptop yang akan anda beli tersebut mempunyai akses yang mudah ke slot memori atau tidak. Karena pada umumnya komponen yang paling sering di upgrade untuk pertama kali adalah RAM. Jadi kemudahan upgrading RAM pada laptop anda harus mendapatkan perhatian lebih sebelum anda memutuskan untuk membeli laptop baru.
Display size
Tidak seperti desktop jenis lama yang masih menggunakan monitor CRT (cathode-ray tube), saat ini laptop sudah menggunakan teknologi LCD (liquid crystal displays) yang lebih tipis namun dengan performa yang jauh lebih bagus. LCD pada laptop berkisar rata-rata antara 7inch sampai 20inch. Besar kecilnya ukuran layar, akan sangat berpengaruh pada berat laptop tersebut. Untuk ukuran normal, banyak konsumen memilih ukuran 14,1 inch atau sedikit lebih besar, karena menurut mereka resolusi 1024×768 paling nyaman berada pada ukuran layar tersebut.
Namun saat ini teknologi display laptop telah berkembang cukup pesat, dan LCD laptop mulai berangsur berkurang penggunanya. Saat ini teknologi LED backlights lebih sering di adopsi oleh banyak varian laptop tipe terbaru. Karena LED backlights menyajikan display yang lebih terang, berkualitas, dengan berat yang lebih ringan, dan lebih menghemat pemakaian baterai. Walaupun LED backlights harganya lebih mahal daripada LCD, saat ini hampir semua vendor laptop telajh bermigrasi dari LCD ke LED backlights.






