close
Tips & Trick

Cara mudah memilih hardisk untuk laptop

Cara mudah memilih hardisk untuk laptop

Cara mudah memilih hardisk berikut akan membantu Anda dalam menentukan hardisk terbaik untuk membantu pekerjaan Anda. Berikut anugrahpratama.com telah mengulas beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih hardisk.

Kecepatan hard disk

Tidak semua calon pembeli tahu tentang ini. Hard disk memiliki sesuatu yang disebut revolusi per menit (RPM). Jumlahnya berkisar dari 4200 hingga 10.000 RPM. Semakin cepat RPM, semakin cepat hard disk akan memproses data yang terkandung di dalamnya.

Hard disk rata-rata yang dijual di pasaran memiliki kecepatan 5400 RPM. Namun, jika Anda adalah gamer, desainer grafis, editor foto dan video, lebih baik memilih hard disk dengan kecepatan 7200 hingga 10.000 RPM. Ini karena kegiatan ini membuat kinerja lebih sulit daripada kegiatan seperti mengetik atau menonton film.

Kapasitas

Kapasitas ruang penyimpanan adalah hal pertama yang perlu dipertimbangkan saat membeli hard disk. Di pasaran, hard disk eksternal umumnya tersedia dari 500 GB, 1 TB hingga 2 TB. Harga juga menyesuaikan dengan kapasitasnya. Rata-rata 500 GB hard disk berkisar dari Rp. 600 ribu hingga Rp. 700 ribu.

Hard disk 1 TB biasanya dijual antara tujuh ratus ribu rupiah hingga satu juta rupiah. Sedangkan 2 ukuran TB dihargai satu juta rupiah hingga satu juta empat ratus ribu rupiah. Meski langka, ada juga hard disk 4 TB dan dijual dengan harga satu juta enam ratus ribu hingga dua juta rupiah.

Untuk kalangan pelajar yang hanya perlu menyimpan file tugas atau file cadangan, hard disk eksternal dengan kapasitas 500 GB hingga 1 TB sudah cukup. Sementara itu, jika Anda seorang kolektor film atau penggemar fotografi, tentu saja Anda membutuhkan hard disk dengan kapasitas yang jauh lebih besar.

Cache

Ada pertimbangan lain sebelum membeli hard disk eksternal, yaitu memperhatikan aspek ukuran cache. Sederhananya, ukuran cache bertindak sebagai memori sementara untuk membaca dan menulis data ke penyimpanan permanen pada disk. Untuk kesederhanaan, anggap saja ukuran cache sebagai RAM pada ponsel atau laptop.

Semakin besar ukuran cache, semakin baik. Terutama jika hard disk terus digunakan, seperti hard disk yang dibuat untuk server. Jadi, cari ukuran cache yang lebih besar. Beda lagi jika hard disk tidak digunakan terlalu sering untuk kebutuhan yang berat, maka ukuran cache standar dapat dipilih.

Demikian informasi cara mudah memilih hardisk yang bisa kami berikan untuk Anda. Selalu sesuaikan hardisk sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang Anda miliki. Untuk mendapatkan hardisk terbaik, anugrahratama.com telah menyediakannya untuk Anda.

Tags : hardiskhddkomputer