close

Microsoft Azure: Media Penyimpanan Berbasis Cloud

MicrosoftAzureBannerSeperti namanya Microsoft Azure, pastinya kita tahu produk ini merupakan besutan Microsoft. Lalu apa itu sebenarnya Microsoft Azure? Microsoft Azure merupakan sebuah teknologi yang dibangun oleh pihak Microsoft dengan menggunakan bentuk implementasi Platform as a service (Paas) dari teknologi Cloud Computing. Dengan menggunakan Microsoft Azure, nantinya kita bisa melakukan apapun dengan cara cloud dan berkas-berkas kita pun tersimpan di penyimpanan cloud yang kita miliki. Alhasil, dengan cara begitu kita bisa dengan mudah mengakses data kita dimanapun dan kapanpun.

Overview

Microsoft Azure merupakan tempat penyimpanan yang berfungsi sama dengan penyimpanan biasa, hanya yang membedakan adalah Microsoft Azure ini berada pada penyimpanan cloud, jadi data anda tidak terletak pada Harddisk atau SSD laptop anda. Meski begitu anda memiliki kesempatan untuk menjalankan berbagai aplikasi dari berbagai platform pada tempat penyimpanan ini, hal ini berbeda dengan berbagai vendor penyedia layanan berbasis cloud computing lainnya. Contoh aplikasi yang bisa berjalan adalah .NET, JAVA dan juga PHP. Hal tersebut menjadi keuntungan bagi anda pengguna Microsoft Azure ini.

Microsoft sendiri mengakui jika Microsoft Azure bukanlah saingan untuk sistem operasi Windows 8 atau Windows 8.1. Microsoft Azure dibuat dengan dasar ingin memberikan sebuah kemudahan layanan bagi para developer untuk membuat, men-deploy dan mendistribusikan penggunaan web service secara tepat dan cepat, tentunya tempat penyimpanan berbasis cloud ini berjalan pada sebuah framework yang didesain secara khusus bernama “Azure Service Platform”.

windows_azure
Microsoft Azure Platform

Microsoft Azure memiliki kelebihan dalam masalah computing utility, Microsoft Azure memiliki kemampuan untuk bisa melayani user yang menggunakannya selama 24 jam non stop setiap harinya. Jadi, anda pasti tidak perlu mempermasalahkan akses dari sistem operasi tersebut. Dan tak kalah pentingnya, Microsoft Azure ini sangat mudah digunakan, dan yang pasti kita bisa mengontrol drive ini secara remote.

Microsoft Azure merupakan sebuah sistem yang diletakkan pada server cloud milik Microsoft yang bertempat di berbagai negara. Microsfot Azure sendiri merupakan nama baru dari Windows Azure sejak 3 April 2014. Perubahan nama ini bertujuan untuk merefleksikan tujuan utama dari Microsoft yang menginginkan sistem ini mampu digunakan untuk berbagai platform (Multiplatform).

Jika kita melihat awal kemunculannya, yaitu berkisar pada tahun 2008 dan terus terus dikembangkan hingga sekarang, Microsoft Azure mengalami beberapa perubahan kearah yang lebih baik. Lalu Microsoft Azure secara resmi dijual pada tanggal 1 februari 2010.

Microsoft Azure memiliki 3 buah komponen pembangun yang bisa menjalankan cloud storage tersebut, apa saja komponen yang ada, berikut penjelasannya:

  1. Compute: Compute adalah salah satu bagian terpenting dari Microsoft Azure, Compute memiliki tugas yang mengatur seluruh proses komputasi yang terjadi, termasuk komputasi foreground atau background. Perlengkapan compute dari Microsoft Azure sendiri, diantaranya adalah web role, worker role dan virtual role
  2. Storage: Storage atau penyimpanan juga merupakan dari 3 buah komponen yang dibutuhkan Microsoft Azure untuk bisa beroperasi. Seperti namanya penyimpanan, komponen ini bertugas untuk menyimpan seluruh data yang ada. Terdapat 2 buah jenis penyimpanan dalam Microsoft Azure. Pertama, Azure Storage, penyimpanan ini memiliki tugas untuk menyimpanan data-data yang berbentuk table, cloud dan blob. Kedua, SQL Azure yang memiliki tugas untuk menyimpan berkas yang memiliki ekstensi SQL Server. Semua penyimpanan ini tetap berjalan didalam cloud storage.
  3. Fabric: Fabric sendiri merupakan komponen yang paling penting dalam Microsoft Azure, berperan sebagai pengatur atau otak dari sistem penyimpanan ini. Proses yang ada diatur oleh Microsoft Azure Fabric Controller yang memiliki fungsi untuk proses penjadwalan, alokasi resource dan manajemen.

Yang perlu kita ketahui bersama adalah Microsoft Azure ini menggunakan teknologi REST (Representational State Transfer). Dengan menggunakan teknologi REST ini, proses komunikasi yang biasa dilakukan oleh beberapa aplikasi bisa menggunakan protokol HTTP. Gambar dibawah ini akan mengantarkan anda melihat gambaran kerja dari Microsoft Azure:

windows_azure
Cara Kerja Microsoft Azure

Sebenarnya, semua sistem operasi yang berbasis cloud computing bisa dibilang merupakan sistem operasi yang cukup baik, karena mereka benar-benar ringan untuk dijalankan meski bergantung pada koneksi internet provider anda. Untuk Microsoft Azure sendiri, memiliki 2 keunggulan dibandingkan dengan sistem operasi cloud lainnya, apa saja keunggulan tersebut, here they are:

  1. Elastisitas Resource: Dengan fitur resource yang cukup elastic, memungkinkan untuk pihak user melakukan penyesuaian yang dibutuhkan secara real-time dengan aplikasi yang berjalan. Hal tersebut memungkin ketika aplikasi yang memiliki traffic tinggi pada suatu waktu, akan disediakan resource yang tinggi pada saat tertentu saja. Kita juga memiliki hak untuk mengatur pengaturan resource yang ada pada sistem operasi ini. Kita bisa mengubah pengaturan, ketika sebuah aplikasi berjalan dengan resource yang rendah, maka pada saat itu jumlah aksesnya juga rendah dan begitu pula sebaliknya
  2. Geo-Aware: Anda tidak perlu takut akan back up data yang sering anda butuhkan sewaktu-waktu, Microsoft Azure berjalan didalam seluruh data center Microsoft yang tersebar luas diseluruh dunia. Pada saat pihak Microsoft mengembangkan sistem cloud computingnya, mereka memikirkan peletakan Microsoft Azure di seluruh data center yang mereka punya. Oleh karena itu, bagi para user, anda bisa memilih server terdekat dari negara anda. Contohnya, ketika kita membuat aplikasi analisa Piala Dunia 2014 kemarin, maka kita sebaiknya menggunakan resource-resource seperti database dan lain-lain yang berada pada daerah amerika selatan. Mengapa hal tersebut dilakukan? Agar membuat Microsoft Azure anda dapat berjalan lebih cepat dan ringan serta tidak boros akan bandwidth.

Kelebihan Menggunakan Microsoft Azure

Tentunya banyak sekali keuntungan yang akan anda dapatkan ketika anda menggunakan Microsoft Azure, beberapa keuntungannya adalah seperti berikut:

Platform Kuat dan Praktis

Pengembang Anda tidak perlu belajar perkakas atau platform baru untuk memanfaatkan keunggulan dari kekuatan awan. Dengan Microsoft Azure, dengan mudah Anda dapat memindahkan aplikasi yang sudah ada ke awan, dan pengembang Anda dapat membuat aplikasi dan layanan baru menggunakan teknologi yang sudah mereka ketahui dan percaya.

Fleksibilitas

Anda dapat mengerjakan beberapa hal secara serempak. Karena itulah Microsoft Azure memberi Anda ketangkasan untuk memanfatkan bermacam aplikasi perkakas pengembangan, manajemen layanan otomatis dan pusat data global untuk merespon lebih cepat terhadap kebutuhan konsumen. Saatnya fokus pada pembeda yang membuat Anda kompetitif dan raih pasar baru.

Kebebasan Memilih

Kini Departemen TI Anda adalah pengambil keputusan. Microsoft Azure membuat mereka dapat mengatur, mengimplementasi dan menyimpan data, sementara Anda fokus pada tantangan bisnis dan kebutuhan konsumen.

Penyederhanaan Pendekatan

Pengembang Anda sudah menguasai banyak bahasa, sehingga tak perlu lagi mempelajari bahasa baru. Dengan Microsoft Azure, mereka dapat menciptakan dan mengatur aplikasi dan layanan menggunakan bahasa yang sudah mereka kuasai seperti .Net, java, PHP dan Ruby.

Solusi yang Dapat Diandalkan

Anda adalah pihak yang dapat diandalkan. Begitu pula komputasi awan dari Microsoft. Dengan kinerja 99,9%+ dan dukungan 24/7, Anda tak akan pernah kehabisan kekuatan awan.

1 Comment

Leave a Response