close

Seberapa Penting Manajemen Kabel Pada Server?

manajemen-kabel
Manajemen kabel yang baik

Mungkin banyak orang yang masih bertanya-tanya mengenai seberapa penting manajemen kabel pada server. Dengan manajemen kabel yang baik, otomatis ruangan akan tertata dengan rapi. Dengan ruangan yang rapi, kita bisa membersihkan ruangan tersebut dengan mudah ketika ada debu, memperbaiki peralatan server kita ketika ada masalah, mengganti perangkat server kita ketika ada kerusakan dan masih banyak lagi yang bisa kita lakukan.manajemen-kabel

Penggunaan kabel sendiri sebenarnya masih belum terlalu bisa dihilangkan, bahkan sampai sekarang pun, server masih membutuhkan kabel untuk mendapatkan koneksi ke dalam jaringan. Sedangkan, server sendiri merupakan perangkat yang menangani beberapa komputer sekaligus. Oleh karena itu, manajemen kabel yang baik akan mempermudah seorang administrator untuk bisa melakukan pengecekan terhadap server kapanpun.

Overview

manajemen kabel pada server
Manajemen kabel yang baik

Ketika server mengalami down atau kerusakan pada pukul 2 dini hari, sedangkan saat itu proses data masih harus berjalan, otomatis seorang administrator harus datang ke dalam ruangan server untuk memperbaiki server tersebut. Jika manajemen kabel buruk, hal tersebut tentu saja membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui kerusakan atau masalah yang ada pada server tersebut. Bayangkan jika manajemen kabel pada server ditata secara rapi, diberi penamaan sesuai jalurnya atau bahkan memiliki warna kabel tersendiri, tentu saja akan lebih memudahkan seorang administrator untuk memperbaiki kerusakan. Semakin sedikit waktu yang diperlukan, maka semakin cepat waktu server untuk bisa di akses kembali. Mungkin diawal pengaturan manajemen kabel, membutuhkan usaha yang lebih untuk bisa mengatur kabel secara profesional sehingga desain kabel tersebut bisa lebih profesional.

manajemen-kabel
Manajemen kabel yang buruk

Dikarenakan pentingnya manajemen pengkabelan saat ini, maka bermunculan buku-buku dan studi mengenai manajemen kabel pada server hingga penentuan topologi jaringan. Dengan topologi jaringan yang simple, bisa dipastikan jika pengkabelan pada server juga tidak akan terlalu rumit.

Tips manajemen kabel pada server

Diatas, kami telah memberitahukan tentang pentingnya manajemen kabel pada server. Pada sub bab ini kami akan memberitahu mengenai beberapa tips yang bisa anda pertimbangakan untuk melakukan manajemen kabel yang baik.

1. Memberikan label pada tiap kabel

Sebuah nama merupakan sebuah hal yang mendefinisikan sesuatu secara spesifik. Salah satu hal penting yang terkadang kita lupakan dalam manajemen kabel untuk server adalah memberikan penamaan untuk tiap kabel pada server. Memberikan penamaan kabel bertujuan untuk memberitahu secara spesifik tujuan dari kabel tersebut. Dengan penamaan tersebut, pengguna tidak akan bingung untuk mengetahui asal dan tujuan dari tabel tersebut. Pemberian label yang baik bisa anda lakukan pada ujung-ujung kabel agar tidak saling tertukar.

manajemen-kabel
Pemberian nama pada kabel

Sebenarnya terdapat dua metode penamaan yang bisa anda gunakan untuk menamai kabel pada server. Anda bisa menuliskan penamaan kabel langsung pada kabel tersebut, tanpa melalui media apapun. Kedua, anda bisa menuliskan penamaan kabel dengan menggunakan kertas lalu membungkusnya dengan selotip dan menempelkannya pada kabel tersebut. Cara pertama mungkin lebih mudah dilakukan jika dibandingkan dengan cara kedua, namun cara kedua terlihat lebih rapi dan enak dilihat. Anda bisa mengaturnya sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kerumitan dari topologi server anda.

Solusi alternatif lainnya adalah dengan menggunakan tag label yang telah disediakan oleh beberapa perusahaan ternama seperti Brother, AMP dan Cchneider Electric. Hal ini jauh lebih mudah, tapi akan memakan biaya yang lebih untuk membeli tag label untuk kabel.

2. Memberikan warna pada kabel

manajemen-kabel
Penggunaan kabel berwarna untuk membedakan alur kabel

Jika anda memiliki server dengan network card yang terikat. Hal tersebut berarti anda menggunakan kedua NIC server disetiap servernya, dan dengan begitu anda menggunakan switch yang berbeda. Dengan tujuan yang berbeda anda bisa memberikan pewarnaan yang berbeda pula untuk kabelnya. Sayangnya, penyedia kabel yang berkualitas hanya menyediakan warna biru, merah, kuning dan putih untuk kabel-kable UTP.

Tujuan pewarnaan kabel sama seperti dengan pewarnaan kabel, hanya lebih ringkas dan tidak perlu repot untuk melakukan penamaan.

3. Langsung beli kabel dalam keadaan banyak

Membeli kabel dalam keadaan banyak mungkin merupakan hal yang sangat sepele, namun hal tersebut bisa mempengaruhi manajemen pengkabelan anda. Bukanlah hal yang bijak ketika anda ingin mengatur pengkabelan, namun membeli kabel secara satuan akan menyusahkan anda.

Jika membeli kabel secara satuan, anda harus melakukan crimping secara berkali-kali, hal tersebut membuat kabel tidak bekerja secara tidak maksimal. Jika anda membeli dalam keadaan banyak, anda akan lebih mudah mengatur kabel yang ada pada server. Selain itu, dengan membeli dalam keadaan banyak harganya tentunya akan lebih murah jika dibandingkan harus membeli satuan.

4. Jauhkan kabel power dari kabel ethernet

Anda bisa menjauhkan kabel power dari kabel ethernet. Anda juga bisa menggolongkan kabel power dengan kabel power lainnya, dan menggolongkan kabel ethernet dengan kabel ethernet lainnya. Hal tersebut bisa menyebabkan ElectroMagnetic Interference.

Leave a Response