close

Digital Mark Reader: Teknologi Pemeriksaan Dokumen Terbaik

digital mark reader

Saat ini perangkat lunak (software) yang digunakan untuk melakukan koreksi Lembar Jawaban Komputer (LJK) pada kegiatan ujian, entri data dan kuisoner sudah sangat berkembang. Sebelumnya kita mengenal teknologi OMR (Optical Mark Recognition), sayangnya teknologi ini peralatannya cenderung mahal hingga sampai ratusan juta. Teknologi ini tidak bertahan lama, dan lebih banyak digunakan untuk golongan ekslusif.digital mark reader

DMR (Digital Mark Reader) hadir sebagai solusi untuk pengisian data yang cukup banyak. Pengisiannya pun juga cukup mudah, kita bisa menggunakan tanda silang, bulatan ataupun contreng.

Dengan fitur yang memudahkan seperti diatas, DMR hadir sebagai solusi entri data ataupun pengisian kuesioner dalam jumlah yang massal (banyak).

Overview

DMR (Digital Mark Reader) merupakan sebuah perangkat lunak hasil temuan Prof. Dr. Ir. Ing. Iping Supriana, DEA, beliau merupakan seorang yang bertanggung jawab untuk memimpin Tim Riset pada Institut Teknologi Bandung (ITB). Ditemani dengan ketiga orang rekannya yaitu, Dr. Ayu Purwarianti, S.T, M.T, M. Arif Rahmat, S.T, Peb Ruswono Aryan, S.T, M.T beliau mengembangkan teknologi Digital Mark Reader yang mampu memberikan kemudahan bagi publik. Penelitian DMR sendiri berawal dari keresahan sang peneliti melihat mahalnya sistem yang harus dibayar ketika menggunakan sistem OMR, serta mengubah cara scanning yang masih bersifat analog menjadi digital.

Perangkat lunak Digital Mark Reader tidak bekerja secara sendiri, software ini dilengkapi dengan scanner yang memiliki kecepatan scan sebesar 700 hingga 7800 lembar per jam. Hal ini sebenarnya tidak sesuai dengan kapasitas kemampuan scan perangkat lunak DMR, karena perangkat lunak DMR mampu melakukan scanning sebesar 200 gambar LJK per detik. Namun, dengan melihat kebutuhan saat ini, kecepatan tersebut dirasa sudah cukup cepat dan hasilnya pun juga cukup efektif.

Pengguna DMR kini tidak hanya instansi-instansi lokal yang berada di Indonesia, namun sudah mencapai instansi di luar negeri. Instansi yang menggunakan ini umumnya merupakan instansi pendidikan terutama yang instansi yang berdiri dibawah kepemimpinan kemendikbud. Selain instansi pendidikan terdapat juga lembaga bimbingan belajar, instansi pemerintah lainnya dan kantor-kantor psikologi dan konsultan.

Selain biasanya DMR ini digunakan untuk proses rekrutmen pegawai, DMR juga bisa digunakan untuk mensurvei tingkat kepuasan pelanggan hingga hal-hal seperti pengawasan pekerjaan atau alat kerja.

DMR sendiri terdiri dari 2 aplikasi, yaitu DMR Editor, yang digunakan untuk membuat Lembar Jawaban Komputer (LJK) dan DMR Extractor, aplikasi yang digunakan untuk memproses Lembar Jawaban Komputer (LJK).

Cara kerja perangkat lunak DMR

Software DMR memiliki cara kerja yang hampir sama dengan SMR (Smart Mark Reader), namun terdapat beberapa perbedaan yang ada saat penggunaan mencetak lembar LJK dan pemrosesan lembar LJK. Software DMR memiliki 2 aplikasi tersendiri yang berfungsi untuk melakukan hal tersebut.

digital mark reader
Alur kerja DMR
  1. Anda harus memastikan terlebih dahulu telah melakukan instalasi perangkat lunak Digital Mark Reader (DMR) pada PC atau laptop yang akan anda gunakan.
  2. Hubungkan Scanner dengan dengan PC atau laptop yang digunakan untuk melakukan pengecekan LJK (Lembar Jawaban Komputer). Terlebih dahulu anda bisa melakukan instalasi driver scanner pada PC atau laptop yang digunakan.
  3. Sambil menunggu proses instalasi yang ada, anda bisa menggunakan software DMR Editor untuk membuat Lembar Jawaban Komputer (LJK), caranya cukup mudah. Hampir sama dengan SMR.
  4. Perbanyak lembar jawaban tersebut, anda bisa menggunakan mesin fotokopi untuk memperbanyak lembar jawaban tersebut.
  5. Ketika kuisoner atau hasil penilaian tersebut terkumpul, maka anda bisa menggunakan aplikasi DMR Extractor untuk melakukan penilaian.
  6. Anda bisa mendapatkan hasil berupa grafik, angka atau tabel. Sesuai dengan kebutuhan anda tentunya.

Keunggulan DMR

1. Tercepat Dalam Membaca LJK, 12000 Gambar/Menit

Dengan mengoptimalkan kinerja prosessor, DMR selalu menjadi sistem pemeriksa ujian tercepat. Tahun 2009, DMR terbaru mampu memeriksa dengan kecepatan hingga 12000 gambar/menit.

2. Paling Banyak Digunakan di Indonesia, HaKI Dijamin Undang-Undang

Dengan ribuan lisensi yang digunakan di 5 negara untuk berbagai bidang dan keperluan, DMR telah mendapatkan kepercayaan ratusan lembaga. Kisah sukses implementasi DMR di suatu lembaga mempengaruhi lembaga lain untuk juga memilikinya. DMR juga diminati para pengembang sistem informasi karena menjadi alat entri data yang dapat diandalkan. DMR adalah investasi yang aman dari segi HaKI karena telah memiliki sertifikat hak cipta dan merk dagang.

3. Tampilan Sederhana, Mudah Digunakan dan Efisien Sumber Daya

Kertas LJK DMR cukup HVS 80gsm biasa, boleh cetak warna, boleh juga hitam putih dengan dicetak di beragam printer atau dibawa ke percetakan. Form boleh diisi dengan bulatan maupun tanda silang, penggunaan alat tulis selain pensil juga diperbolehkan. Kesalahan cetak LJK pun masih dapat diperbaiki dengan penyesuaian pola.

Tidak perlu di-install, DMR itu portable, hanya berupa file di USB flash disk. Proses update DMR juga sangat mudah, cukup melalui Internet. Komputer yang digunakan boleh dengan netbook,  petugas verifikasi boleh bekerja dari dua komputer atau lebih. Dengan gambar format GIF hitam putih, alat pemindai dapat bekerja dengan sangat kencang, penggunaan harddisk sangat hemat, penggunaan di network maupun hosting gambar LJK di internet juga menjadi lancar.

Operator DMR tak perlu sepandai programmer, verifikasi visual membuat DMR sangat mudah digunakan. Sensitivitas tingkat kehitaman dapat diatur otomatis. Report dapat diekspor dalam bentuk file Excel.

4. Mengutamakan Penggunanya, Tersedia Layanan Scanner

Produsen DMR memiliki Cadangan di 6 Kota Besar, DMR menjamin tersedianya scanner cadangan untuk 1 hari keadaan darurat (misal saat scanner perlu diperbaiki) di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Semarang dan Makassar.

5. Dikembangkan Tim Kompeten, Diimplementasikan oleh Ahlinya, Dipercaya Vendor Scanner

Pengembangan DMR dilakukan oleh tim peneliti dengan bidang kompetensi image processing dari Teknik Informatika ITB. Implementasi DMR di lembaga dan organisasi ternama dilakukan oleh tenaga yang sangat ahli & berpengalaman dalam hal scanning jutaan lembar LJK ujian, psikotes, OMR, OCR dan ICR serta mendapatkan kepercayaan sebagai distributor dan reseller berbagai tipe scanner dokumen pilihan dari 7 merk terkenal.

Leave a Response