close

5 Masalah Yang Sering Muncul Pada PC

masalah-pada-komputer

PC merupakan sebuah perangkat yang saat ini memang tidak bisa jauh dari kehidupan manusia. Bahkan saat ini semua sudah serba digital, mulai dari pembayaran listrik atau air, pemesanan tiket (pesawat, kereta api, bioskop) dan bahkan lamaran pekerjaan. Namun Komputer atau PC kita tak jarang mengalami masalah yang mungkin bisa sangat berpengaruh terhadap kinerja kita, jika PC tersebut digunakan untuk keperluan perkantoran, maka PC tersebut memiliki dampak yang cukup besar bagi kebutuhan kantor.masalah-pada-komputer

Komputer atau PC anda yang sering mengalami masalah kadang dibiarkan dan hanya dilakukan restart untuk menghilangkan hal tersebut sementara. Kejadian tersebut bisa saja kembali lagi terjadi jika anda tidak segera membenahi kerusakan yang ada. Beberapa masalah yang sering muncul pada PC adalah Blue Screen, berkas yang terkadang hilang, PC menjadi lambat, dan lain-lain.

Pada artikel ini, kami akan memberikan 5 contoh masalah yang sering muncul pada PC beserta solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

1. Memperbaiki Windows yang sering mengalami Blue Screen

Tak jarang para pengguna Windows mengalami masalah yang satu ini. Oleh karena itu, kami memasukannya ke dalam daftar salah satu masalah yang sering muncul pada PC. Ketika kita mengerjakan sebuah projek yang cukup penting dan tiba-tiba layar anda tidak menampilkan apapun lalu beralih menjadi backgrpund berwarna biru. Jika hal tersebut terjadi selama sekali, anda tidak perlu bingung, pengguna hanya perlu melakukan reboot dan berharap hal tersebut tidak akan pernah terjadi lagi. Namun jika keadaan Blue Screen tersebut berlangsung secara terus menerus dan dalam frekuensi yang cukup sering maka anda lebih baik memutuskan untuk memperbaiki keadaan ini.

masalah-yang-sering-muncul-pada-PC
Blue Screen merupakan salah satu masalah yang sering muncul pada PC

Apa yang harus anda perhatikan ketika PC anda mengalami Blue Screen? Pastikan jika anda melihat tulisan pada layar Blue Screen dengan teliti, karena pada layar tersebut Windows akan menampilkan beberapa informasi yang akan sangat berguna bagi anda. Di bawah label “Technical information” anda akan menemukan informasi mengapa PC anda mengalami kendala Blue Screen. Kami telah memberikan sebuah contoh PC yang mengalami Blue Screen pada gambar di bawah ini.

Karena anda tidak bisa menggunakan fitur Snipping Tool atau Print Screen pada keadaan Blue Screen, anda bisa menuliskan informasi tersebut ke dalam kertas atau mencatatnya di ponsel milik anda. Anda juga bisa memotret hasil tersebut dengan menggunakan smartphone milik anda yang mungkin telah memiliki hasil kamera yang cukup bagus.

Setelah anda melakukan reboot pada sistem, Windows akan memberikan sebuah pesan yang bertulisukan “Windows has recovered from an unexpected shutdown”. Anda bisa menekan tombol “View problem details” untuk mengetahui informasi secara teknikal dari pihak Windows. Bagaimanapun juga, kami tidak menemukan bahwa fitur ini akan berguna.

Langkah yang paling tepat saat hal ini terjadi, adalah anda bisa mencoba untuk melakukan:

  • Mencoba untuk mengecek tingkat kesehatan RAM dengan software Memtest86+.
  • Melakukan pembaharuan driver dari tiap-tiap komponen dengan software SlimDrivers.
  • Melakukan diagnosa terhadap drive penyimpanan dengan menggunakan HD Tune.

2. Berkas/file yang terkadang hilang

Salah satu masalah yang paling serius yang bisa terjadi adalah berkas/file yang ada di dalam drive penyimpanan terkadang menghilang dengan sendirinya atau terkadang secara tidak sengaja terhapus. Jadi kemanakah perginya file tersebut? Apakah anda yakin bahwa berkas tersebut telah anda pindahkan ke suatu tempat? Jika tidak yakin, anda bisa mencoba untuk mengecek Recycle Bin dan sektor yang kosong pada drive penyimpanan milik anda.

masalah-yang-sering-muncul-pada-PC
Salah satu software yang bisa digunakan untuk mengembalikan data

Lalu apa yang sebaiknya dilakukan jika hal ini terjadi?

1. Cek Recycle Bin

Secara tidak sengaja, Windows terkadang mengirimkan file tersebut ke dalam Recycle Bin, hal tersebut sudah pasti karena Windows akan selalu mengirimkan file yang dihapus ke dalam Recycle Bin. Secara manual anda bisa mencari berkas-berkas yang tadinya terhapus dan secara mudah anda bisa mengembalikan berkas tersebut ke dalam tempat asalnya.

2. Backup berkas secara berkala

Ketika anda secara berkala sering melakukan backup pada berkas-berkas anda atau setidaknya anda menjadwalkan sekali dalam setiap bulan melakukan backup pada berkas, berkas anda tidak akan berpindah kemana-mana dan yang pasti anda akan dengan mudah menemukan berkas yang anda pilih. Ketika berkas tersebut hilang, anda bisa melakukan pencarian dan dengan mudah menemukannya kembali. Kami tidak memberikan patokan software apa yang harus anda gunakan. Karena sangat banyak sekali software untuk melakukan backup, baik itu berbayar maupun gratis. Namun tentu saja perangkat lunak yang berbayar akan memiliki fitur yang lebih kompleks dibandingkan dengan yang gratis.

3. Menggunakan perangkat lunak untuk menemukan berkas/file

Ketika anda tidak menemukan file/berkas tersebut di dalam folder Recycle Bin, Windows tidak secara semena-mena akan langsung menghapus berkas tersebut dari dalam tempat penyimpanan anda. Anda bisa menggunakan software yang bisa membantu anda untuk mengembalikan file atau berkas tersebut ke dalam tempat penyimpanan anda sebelumnya. Sekali lagi, kami tidak menyarankan ada untuk menggunakan software tersebut secara spesifik, karena banyak sekali pilihan perangkat lunak yang tersedia.

3. PC tiba-tiba berjalan lambat

Salah satu masalah yang paling sering muncul pada PC adalah PC yang tiba-tiba berjalan dengan sangat lambat. Padahal sebelumnya anda tidak menggunakannya dengan berlebihan atau mungkin anda tidak melakukan hal apapun yang mencurigakan sebelumnya. Sebenarnya, anda tidak bisa langsung mendiagnosa bahwa telah terjadi kerusakan pada komponen perangkat keras milik anda. Memang, anda bisa mempercepat PC dengan membeli komponen hardware seperti RAM, melakukan pembelian CPU yang lebih bagus, mengganti tempat penyimpanan dengan SSD. Namun hal tersebut tentu saja akan membuat uang anda dan tidak secara otomatis akan memperbaiki kinerja dari PC anda.

Ada beberapa cara yang mungkin bisa anda coba untuk memperbaiki masalah ini

1. Memantau proses yang sedang berlangsung

Mungkin PC anda bejalan lambat dikarenakan PC sedang menjalankan program yang cukup berat, sehingga hampir seluruh kapabilitas perangkat digunakan untuk menjalankan program tersebut. Ketika hampir semua komponen digunakan oleh program tersebut, program lain akan sulit bekerja sesuai dengan kemampuannya. Hal tersebut membuat PC akhirnya berjalan dengan lambat.

Coba perahatikan analogi dibawah ini:

Sebuah kota memiliki jalanan yang cukup luas, seiring berjalannya waktu penduduk dari kota tersebut bertambah, dan secara otomatis jumlah kendaraan yang ada di kota tersebut menjadi bertambah. Tentu saja keadaan menjadi macet dan tidak bisa luas. Waktu perjalanan yang dibutuhkan untuk menempuh perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya pun juga meningkat.

Analogi tersebut hampir sama dengan komputer. Semakin banyak data yang dijalankan, maka semakin membutuhkan kapabilitas perangkat yang cukup besar pula untuk menangani kebutuhan. Ketika spesifikasi perangkat di bawah kebutuhan maka hal yang terjadi mirip dengan apa yang terjadi pada kota dalam analogi diatas.

Anda bisa memantau proses yang berlangsung melalui Task Manager yang ada pada Windows. Jika anda melihat ada sebuah aplikasi/program yang berjalan dengan membutuhkan resources yang besar, maka anda bisa menghentikan proses tersebut.

2. Mengatur aplikasi yang di proses secara otomatis

Ketika anda menyalakan PC anda, sistem operasi tentunya akan memproses aplikasi yang harus berjalan secara otomatis. Sayangnya tidak banyak orang mengetahui hal ini, Windows akan terasa berat ketika harus memulai sesuatu dengan proses yang cukup banyak. Hal ini juga bisa membuat PC anda bekerja dengan lambat dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa beroperasi. Kabar baiknya, Windows memberikan pilihan kepada penggunannya untuk bisa mengatur proses yang ada secara manual.

Anda bisa mengaturnya melalui “msconfig”. Caranya:

  • Tekan tombol Start, lalu ketikan msconfig dan tekan Enter.
  • Setelah itu akan muncul jendela informasi dari msconfig. Pada jendela tersebut anda bisa mengatur program apa saja yang di jalankan secara otomatis saat Wndows pertama kali menyala.
  • Pilih tab Startup untuk mengetahui proses pada aplikasi apa saja yang akan dijalankan oleh PC anda.
  • Anda bisa menghilangkan tanda centang pada pilihannya untuk menghilangkan aplikasi tersebut pada proses program ketika Windows menyala untuk pertama kali.

Jika anda pengguna Windows 8, caranya hampir sama, tapi pada pilihan programnya anda bisa melakukan klik kanan pada program dan pilih menu disable pada drop down menu yang muncul.

4. Cek keberadaan malware pada PC

Sebenarnya keberadaan malware tidak serta merta langsung menurunkan performa PC anda secara drastis. Tapi ada baiknya anda melakukan pengecekan terhadap keberadaan malware yang ada pada PC milik anda. Untuk keamanannya, anda bisa memilih anti-virus yang menurut anda paling sesuai dengan kebutuhan anda.

masalah-yang-sering-muncul-pada-PC
Mengecek keberadaan Malware dengan anti-virus

5. Sedikit mungkin hindari multitasking yang terlalu berlebihan

Tak jarang kita menggunakan banyak program untuk mengoperasikan komputer PC milik kita. Namun hal ini bisa berakibat buruk terhadap PC. PC bekerja dengan lebih berat dan mampu memberikan efek lebih lambat ketika dijalankan. Oleh karena itu, sedikit mungkin hindari multitasking yang terlalu berlebihan agar anda bisa merasa nyaman ketika menggunakan komputer dan komputer pun juga tidak tersiksa dengan program yang telalu berlebihan.

6. Mematikan fitur Aero pada Windows

Anda bisa menonaktifkan fitur Aero untuk membuat Windows berjalan sedikit lebih cepat. Mungkin jika perangkat anda memiliki kapabilitas yang luar biasa anda tidak perlu melakukan hal ini. Namun jika PC anda terasa cukup berat dan bekerja dengan lambat anda bisa mencoba untuk mematikan fitur Aero yang ada pada Windows. Selain tidak akan memberatkan PC, mematikan Aero tidak mengganggu kinerja PC.

7. Koneksi Internet menjadi lambat

Terkadang masalah yang sering muncul pada PC adalah koneksi Internet yang tiba-tiba menjadi lambat. Padahal secara teknikal anda telah berlangganan layanan yang memiliki bandwidth yang cukup besar. Lalu apakah ini permasalahan pada ISP atau pada perangkat PC anda? Pada artikel ini kami menyarankan anda untuk melakukan diagnosa terlebih dahulu untuk membantu anda menentukan apakah kesalahan ini murni dari ISP atau dari perangkat PC anda.

masalah-yang-sering-muncul-pada-PC
Koneksi Internet yang menjadi lambat

Pertama, hal yang paling mudah yang bisa anda lakukan adalah mencoba koneksi Internet tersebut pada komputer lainnya, jika pada komputer lainnya koneksi mampu berjalan dengan cepat maka bisa dipastikan jika permasalahan tersebut berada pada PC anda. Namun jika pada PC lainnya terjadi hal yang sama, maka anda bisa menyalahkan penyedia layanan internet anda.

Kedua, hal yang bisa anda coba lakukan adalah dengan menyambungkan komputer dengan router. Jika anda menggunakan Wi-Fi dan hasilnya tetap sama, coba gunakan ethernet. Jika anda telah menggunakan ethernet, dan hasilnya tetap sama, maka coba port yang lainnya. Jika masih sama, coba gunakan kabel yang berbeda. Ketiga jika hal tersebut masih belum bisa berjalan, anda bisa melakukan pengecekan terhadap firmware dari router milik anda, coba cek pembaharuan terhadap firmware yang anda gunakan.

Ketiga, jika hal tersebut masih belum bisa berjalan, anda bisa langsung menyambungkan modem ke dalam PC milik anda, jika berjalan dengan sesuai maka terdapat permasalahan pada router. Jika hal tersebut belum berjalan, maka anda bisa menghubungi ISP anda untuk menyediakan modem atau router baru bagi anda.

Jika percobaan diatas belum juga membuahkan hasil, maka anda bisa menghubungi ISP anda untuk memperbaiki masalah ini. Walau hal tersebut sangat membutuhkan waktu yang cukup lama, namun hal tersebut juga demi kenyamanan operasional anda.

Leave a Response