Seluruh Sekolah Harus Siap UN CBT di Tahun 2016
- account_circle superadmin
- calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
- visibility 205
- comment 2 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pendidikan di Indonesia sering mengalami perombakan demi didapatkan mutu yang terjamin. Terutama untuk menghadapi persaingan ketat di dunia kerja nantinya. Mulai tahun 2016, Ujian Nasional akan dibuat dengan sistem tes terkomputerisasi untuk sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK. Sebenarnya sistem ini telah diberlakukan tahun ini. Namun belum dilakukan serentak oleh seluruh sekolah di Indonesia.

Anis Baswedan selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, mengatakan bahwa UN Computer Based Test (UN CBT) dapat membuat ujian nasioanal menjadi lebih cepat. Tes terkomputerisasi atau CBT merupakan sebuah tes berbasis komputer yang penyajian dan pemilihan soalnya dilakukan secara terkomputerisasi, sehingga setiap peserta tes akan mendapatkan paket soal yang berbeda-beda.
Mekanisme Pelaksanaan
UN CBT menggunakan model CBT semi-online. Model CBT semi-online adalah model CBT di mana koneksi internet hanya dibutuhkan saat sebelum ujian dimulai agar informasi bisa tersinkronisasi, mulai dari soal ujian hingga informasi peserta serta sesudah ujian untuk pengunggahan data jawaban peserta ujian. Sedangkan pelaksanaan ujiannya tidak memerlukan koneksi jaringan internet. Berikut ini merupakan mekanisme pelaksanaan UN CBT dengan model semi-online.
- Sekolah penyelenggara UN CBT harus menyediakan server lokal. Beberapa hari sebelum ujian dimulai, server lokal melakukan sinkronisasi dengan server pusat (sinkronisasi informasi soal ujian dan informasi peserta). Jadwal sinkronisasi diatur dalam petunjuk pelaksanaan UN CBT.
- Peserta ujian mengakses tes secara offline dari server lokal
- Hasil ujian diupload ke server pusat dengan menggunakan akses internet
Sarana dan Prasarana
Berikut ini merupakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk UN CBT:
- Satu server lokal, yang akan diakses oleh maksimal 40 komputer peserta.
- Meja komputer memiliki panjang minimal 1 M
- Jumlah komputer peserta tergantung jumlah server lokal
Khusus untuk CBT model online, jumlah komputer peserta maksimal 20 karena setiap sesi pelaksanaan tes, server pusat hanya dapat diakses untuk 20 komputer.
Spesifikasi
Spesifikasi hardware server lokal yang harus disediakan untuk UN CBT adalah sebagai berikut:
- OS: 64 bit dengan Windows 7 / Windows server 8 / Linux.
- Processor: Xeon atau i5 64 bit
- RAM: Minimal 8 GB
- Networking: LAN card 2 buah
- Jenis: PC/Tower/Desktop dan bukan Laptop
- Port: 80 bisa diakses iis
- Cadangan: Minimal 1 server (spek setara)
Spesifikasi hardware komputer peserta yang harus disediakan untuk UN CBT adalah sebagai berikut:
- OS: Windows XP terinstall .NET Framework 3.5
- Processor: Pentium 4
- RAM: Minimum 512 MB
- Networking: LAN wire
- Jenis: PC/Tower/Desktop / Laptop
- Browser: Chrome atau Mozilla firefox dan tercopy XAMBRO (Applikasi browser puspendik
- Cadangan: minimal 10%
Spesifikasi hardware Jaringan yang harus disediakan untuk UN CBT adalah sebagai berikut:
- Kabel: Minimal CAT5E 10/100/1000
- Switch: Setiap server 1 switch dengan jumlah port minimal 24 port
- Bandwith: 1 Mbps dedicated
- IP: dibuat static ( Penentuan IP oleh Bidang pelaksana Pusat)
- Cadangan: 1 Unit
Spesifikasi hardware perangkat pendukung yang harus disediakan untuk UN CBT adalah sebagai berikut:
- UP : Minimal untuk server dan untuk 2 jam
- Genset: Untuk seluruh perangkat yang dipakai untuk UN CBT
Sistem UN seperti ini memang akan memberikan banyak manfaat seperti kenyamanan saat mengerjakan UN, lebih cepat dan praktis karena tidak perlu lagi menghitamkan Lembar Jawab Khusus (LJK), dan siswa dipastikan mengerjakan secara jujur.
Beberapa produk yang mendukung untuk UN CBT antara lain Intel NUC (desktop), Intel NUC Dual Core (dekstop), Intel NUC i3 (dekstop), Intel Xeon (server), Xeon E3 (server), dan Xeon E5 (server). Produk-produk ini membuat siswa nyaman mengerjakan ujian, infrastruktur lancar tanpa gangguan, siap membantu sekolah lain, hemat daya (lebih hemat dari lampu kelas), kapasitas besar, dan hemat tempat karena ukurannya kecil.
Baca juga: Alasan Kenapa Harus Menggunakan Intel NUC

Produk Intel NUC untuk UN CBT
- Penulis: superadmin


Aliansiaufa.com
20 March 2017 02:21Peribahan ini berdampak positif atau negatif?
Tahun ini sudah cukup banyak sekolah yang menggunakan un cbt, namun juga masih ada sekolah yang menggunakan un pbt? Apa sajakah yang menjadi faktor belum terlaksanannya un cbt serempak di seluruh Indonesia.
11 April 2016 16:39