close
Tips & Trick

Tips memilih monitor untuk meningkatkan produktifitas kerja

tips memilih monitor

Tips memilih monitor berikut ini ditujukan agar Anda bisa meningkatkan produktifitas kerja. Ini karena ternyata monitor yang Anda gunakan bisa mempengaruhi produktifitas dalam bekerja. Banyak pilihan monitor yang tersedia, namun tidak semua mampu memberikan dukungan kepada Anda dalam bekerja. Oleh karena itu anugrahpratama.com akan berbagi bagaimana kriteria monitor yang cocok untuk menunjang produktifitas dalam bekerja.

Ukuran dan layar

Langkah penting pertama adalah pemilihan ukuran dan layar yang tepat. Area yang lebih luas untuk dilihat banyak terbukti meningkatkan produktivitas. Ukuran layar yang biasa digunakan untuk pekerjaan, termasuk email, pencarian Internet, dan dokumen Microsoft Office, berkisar antara 24 hingga 32 inci. Jika prioritasnya lebih besar dan ruang layar lebih luas, Anda mungkin akan menggunakan lebih dari satu monitor atau monitor ekstra lebar (kurva ultra lebar), biasanya antara 34 dan 49 inci.

Monitor bezel ultra-slim sangat ideal untuk membuat multi-monitor yang halus, tidak terlalu banyak bingkai penutup di antara layar. Pekerjaan jasa keuangan, pengembang perangkat lunak, dan ilmuwan data akan lebih nyaman bekerja dengan monitor layar besar (43 hingga 49 inci). Ukuran dan layar yang terkait erat. Dengan lebih banyak piksel per inci dari monitor, pengguna akan mendapatkan gambar yang lebih tajam dan lebih realistis. Resolusi yang lebih tinggi direkomendasikan untuk lebih banyak monitor.

Ergonomi dan Kesehatan

Karyawan yang bekerja jarak jauh memiliki jam kerja lebih lama. Menurut sebuah studi Forrester, hingga 92% pekerja percaya monitor yang dioptimalkan secara ergonomis sangat penting untuk meningkatkan produktivitas mereka. Mempersempit mata pada layar atau monitor dapat menyebabkan postur yang buruk, masalah punggung, dan mata lelah.

Oleh karena itu, untuk membantu menyelesaikan masalah ini, sangat penting untuk memilih monitor berkinerja tinggi dan kemiringannya dapat membantu memastikan postur yang benar dan jarak pandang yang paralel. Monitor yang dioptimalkan secara ergonomis yang Anda pilih tinggi, miringkan, dan putar monitor ke posisi ideal yang Anda butuhkan.

Seperti perangkat elektronik lainnya, monitor ini memancarkan sedikit cahaya biru, hasil kompilasi yang lelah untuk waktu yang lama. Pilih monitor dengan cahaya biru rendah dan teknologi bebas flicker untuk warna emisi cahaya biru dan gambar berkedip untuk mengoptimalkan warna mata.

Konektivitas

Selanjutnya, pertimbangkan apa yang akan terhubung ke monitor baru Anda, dan gunakan semua port pada laptop Anda. Port umum pada laptop saat ini termasuk HDMI, USB-C, dan Thunderbolt 3. Anda dapat menggunakan kabel yang berantakan dan memilih meja kerja yang rapi dengan monitor USB-C, pengguna dapat menggunakan baterai komputer portabel dan mentransfer data, sinyal audio, memberikan video, semua dari satu kabel.

Konektivitas USB-C dapat memenuhi semua kebutuhan video, data, dan daya Anda pada satu kabel, menggunakan satu kabel yang berantakan. Selain itu, jika ada aksesori lain yang ingin Anda sambungkan ke monitor, seperti keyboard dan mouse, webcam, earphone, atau ponsel pengisi daya, pilihlah untuk memilih monitor yang memiliki banyak port USB.

Demikian tips memilih monitor dari anugrahpratama.com untuk Anda. Dengan ini Anda tidak perlu bingung standar monitor yang bisa membantu Anda meningkatkan produktifitas kerja.

Tags : monitormonitor lcd