close

Tips Pintar Memilih Printer Dot Matrix

Printer dot matrix adalah printer yang mencetak dengan pita dan jarum atau yang disebut juga dengan istilah pin. Karena itu hasil cetak printer dot matrik tidak setajam printer yang menggunakan tinta atau toner. Meskipun demikian, printer dot matrix mempunyai keunggulan yang tidak bisa digantikan oleh printer jenis lain, karena pukulan jarum atau pin pada pita dapat menembus kertas, sehingga dapat menghasilkan bentuk copy sebuah dokumen dengan penggunaan media kertas jenis NCR (Non-carbon Copy Paper).

canon lbp 6030

Dengan kemampuan mencetak copy sebuah dokumen secara langsung, maka printer dot matrix banyak digunakan oleh berbagai macam sektor usaha yang memerlukan cetak rangkap. Dokumen-dokumen yang perlu dicetak rangkap antara lain: faktur pajak, invoice, nota, surat jalan, kwitansi, tanda terima, dan lain sebagainya.

Saat ini banyak sekali merk, model dan type printer dot matrik yang beredar di pasaran. Dan masing-masing jenis printer dot matrix ini mempunyai keunikan masing-masing. Artikel ini akan membahas berbagai macam jenis printer dot matrik yang beredar, menjelaskan fitur dan spesikasi sebuah printer dot matrix dan memberikan tips panduan untuk memilih printer dot matrik yang tepat. Dengan membaca artikel ini, anda akan bisa mengambil keputusan yang tepat ketika membeli printer dot matrix untuk menunjang usaha anda.

Fungsi dan Kegunaan Printer Dot Matrix

Seperti yang sudah dijelaskan di atas kemampuan printer dot matrix untuk mencetak rangkap banyak dibutuhkan dunia usaha untuk menghasilkan dokumen-dokumen rangkap. Jadi bisa dikatakan hampir semua jenis usaha memerlukan printer. Penggunaannya tidak melulu hanya untuk mencetak faktur, invoice dan surat jalan, tapi dengan kemampuan cetak rangkapnya, printer ini juga bisa digunakan untuk mencetak tiket, nota kasir, hasil tes medis dan sebagainya.

panduan memilih printer dot matrix
Printer dot matrix pada back-office

Dengan biaya cetak perlembar yang sangat rendah, printer ini menjadi pilihan, ketika sebuah usaha memerlukan cetak dengan volume bulanan yang besar. Perusahan menggunakan printer dot matrik untuk mencetak laporan laba rugi, neraca perusahaan, laporan kartu stok bahkan laporan karyawan. Sedangkan supermarket juga menggunakan printer jenis ini pada kasir-kasir mereka untuk mencetak nota penjualan barang.

panduan memilih printer dot matrix
Printer dot matrix pada kasir.

Cara kerja printer dot matrix

Jika kita membandingkan cara kerja printer dot matrix dengan printer jenis lain, maka kita akan melihat perbedaan yang mencolok. Cara kerja printer dot matrix ini cenderung konvensional dan manual. Tidak ada sensor digital yang canggih pada printer ini, seperti yang ada pada printer jenis inkjet maupun printer laser.

panduan memilih printer dot matrix
Cara kerja printer dot matrix secara visual

Bagaimana cara printer dot matrix bekerja, here it goes:

  1. Komputer mengirimkan signal data kepada printer, kemudian rollerprint menarik kertas yang ada pada paper handling masuk ke dalam
  2. Kemudian printer dot matrix memposisikan head printer yang berisi jarum cetak (pin) ke posisi kolom yang ditentukan oleh komputer
  3. Setelah berada pada posisi yang tepat, jarum yang ada pada head printer akan memukul pita membuat titik pola pada kertas yang telah ditarik tadi. Cara jarum head memukul pita mirip dengan cara kerja tungkai huruf pada mesin ketik konvensional.
  4. Kumpulan pola yang dibentuk oleh jarum printer akan menghasilkan sebuah karakter.
panduan memilih printer dot matrix
Cara cetak printer dot matrix

Dengan kata lain, hasil dari cetak printer jenis ini dihasilkan oleh pin/jarum, yang diposisikan pada kolom yang telah ditentukan, lalu bergesekan dengan pita printer dan pita tersebut berada tepat ditengah pin dan kertas yang akan dicetak, selanjutnya head yang berisi pin tersebut membuat titik pada kertas yang akan dicetak. Printer tipe ini menggunakan tarikan magnet solenoid yang ada pada head-print-nya, nilai daya tariknya didapat dengan mengambil ukuran karakter yang akan dicetak.

Keunggulan dari membeli printer dot matrix ini adalah dapat mencetak banyak dokumen dengan biaya yang lebih murah dibandingkan printer Inkjet dan laserjet.

Dengan cara kerja diatas, maka tidak bisa dihindari bahwa printer ini menghasilkan suara yang cukup berisik dan terkesan menganggu. Kecepatan cetak printer dot matrik juga tidak secepat laser karena gerakan print-head yang lambat. Keterbatasan yang lainnya adalah warna cetakan yang dihasilkan kurang bervariasi, dan kualitas cetak kurang bagus untuk gambar.

Spesifikasi Printer Dot Matrix

Ketika ingin memilih dan membeli printer dot matrix ada beberapa spesfikasi yang harus diperhatikan agar menemukan printer dot matrix yang sesuai dengan kebutuhan, berikut merupakan spesifikasi dari printer dot matrix:

  • Jumlah copy dokumen (Number of copies)

Kemampuan mencetak rangkap sebuah dokumen merupakan keunggulan printer dot matrix. Faktor ini biasanya menjadi pertimbangan utama untuk menentukan sebuah printer dot matrix. Berapa banyak copy dokumen yang anda butuhkan? 1 asli dan 3 copy atau bahkan 1 asli dengan 7 copy? Makin banyak copy yang dihasilkan memerlukan head dan jarum yang kuat. Dan tentu saja makin banyak jumlah copy, maka printernya juga makin mahal.

  • Kecepatan mencetak (Print speed)

Kecepatan mencetak sebuah printer dot matrix diukur dengan satuan cps (Character Per Second), Kecepatan mencetak printer ini melambangkan seberapa cepat sebuah printer mencetak satu karakter tiap detik. Jika anda membutuhkan kecepatan cetak yang tinggi, maka sangat disarankan untuk mencari printer dot matrix yang memiliki kecepatan diatas 80 cps.

  • Jumlah head (pin number)

Head dari printer dot matrix, terdiri atas 9 atau 24 jarum (pin) yang tersusun secara vertikal dan membentuk sebuah kolom. Pada saat bekerja, jarum yang ada akan membentuk karakter melalui pukulan jarum pada pita dan kertas. Semakin banyak jarum yang terdapat pada head printer ini maka semakin baik pula kualitas karakternya. Jika anda menginginkan hasil cetakan printer yang jelas, maka pilihlah printer dot matrix dengan pin sebanyak 24.

  • Kompatibilitas Sistem Operasi

Pastikan sebelum menentukan printer dot matrix, anda memiliki OS yang dibutuhkan oleh printer tersebut. Saat ini semua produsen printer dot matrix berlomba-lomba untuk membuat printer mereka kompatibel dengan semua sistem operasi yang ada.

  • Print Volume (Volume Cetak)

Volume cetak merupakan angka yang menunjukkan kemampuan printer untuk mencetak dalam satu bulan. Volume cetak sendiri berbanding lurus dengan ketahanan printer, semakin besar volume cetak suatu printer, maka semakin besar pula ketahanan printer tersebut. Anda berencana mencetak dengan intensitas yang tinggi? Pilihlah printer dotmatrix yang mempunyai volume cetak (print volume)yang tinggi.

  • Lebar Cetak (Printing width)

Lebar cetak dari sebuah printer dot matrix ini memberikan informasi mengenai lebar maksimal kertas yang mampu dicetak. Lebar cetak printer dot matrix ini bisa diukur dengan satuan cpi (Character per Inch). Apakah anda perlu kertas yang lebar? Pilihlah printer dengan cpi yang lebih tinggi. Jika anda berencana mencetak pada kertas dengan lebar A4 (sekitar 210mm atau 8,5 inchi) pilih printer dotmatrix dengan lebar cetak 80 colums, sedangkan untuk kertas double folio, pilihkan printer dengan lebar cetak 136 columns.

  • Reliabilitas dari Print-Head

Semua print-head dari printer pasti memiliki lifetime (umur), begitu juga dengan print-head yang ada pada printer dot matrix ini. Umumnya print-head dari printer ini memiliki lifetime sebanyak 20.000 cetak dokumen. Sayangnya, head-print dari printer dot matrix ini ditentukan oleh MTBF (Mean Time Between Failure), MTBF adalah ukuran waktu rata-rata dari sebuah produk hingga ia mengalami kerusakan. Hal itu ditentukan berdasarkan statistik pengujian operasional sebelum ia dilepaskan ke pasaran. Biasanya ukuran MTBF ini dalam satuan jam. Umumnya sebuah head printer dot matrix ini memiliki MTBF sebesar 8000 jam.

  • Umur Pita (Ribbon Life)

Yang satu ini pasti menjadi pertimbangan khusus bagi anda yang ingin memilih printer dot matrix sebagai hardware yang akan digunakan dalam mencetak dokumen back-office anda. Pita pada printer ini memiliki ukuran jumlah karakter yang mampu dicetak sampai pita perlu diganti. Spesifikasi umur pita biasanya disebutkan ribbon yield of 5 million characters (pita akan menghasilkan 5 juta karakter). Pita atau ribbon yang mampu mencetak jumlah karakter yang lebih tinggi, biasanya lebih mahal.

  • Voltase

Voltase yang dibutuhkan merupakan besarnya tegangan listrik yang diperlukan suatu printer dot matrix untuk dapat beroperasi dengan maksimal, umumnya tegangan listrik suatu printer dot matrix berada pada kisaran 110/220V.

  • Dimensi

Dimensi merupakan ukuran dari sebuah printer, hal ini bisa menjadi sebuah pertimbangan memilih printer dot matrix terutama jika anda memiliki ruang yang terbatas/sempit. Umumnya printer ini memiliki lebar dan panjang yang cukup besar namun tidak seberapa tinggi seperti printer inkjet atau laser jet.

  • Suara yang dihasilkan (Accoustic Noise) & frekuensi

Tak bisa dipungkiri jika sebuah printer dot matrix ini memiliki bunyi yang menganggu ketika sedang bekerja. Umumnya suara yang dihasilkan printer dot matrix ini bisa sebesar 58dBA dalam mode standart dan 56dBA pada quite-mode. Frekuensi suara yang dihasilkan dari printer ini bisa berada dalam kisaran 20 hingga 60 Hertz (Hz). Jika anda menginginkan printer dot matrix yang memiliki tingkat kebisingan yang rendah, anda bisa mencari printer dot matrix versi terbaru yang dilengkapi dengan noise-reduction.

  • Konektivitas

Sudah sangat umum jika sebuah printer dikoneksikan dengan menggunakan USB ke dalam komputer, kini Wi-Fi hadir sebagai inovasi dalam menyambungkan mesin pencetak tersebut dengan PC anda. Beberapa printer jenis inkjet dan laser jet mengawali penggunaanya, tak mau kalah pamor dengan saudara-saudaranya, printer dot matrix kini juga dibekali dengan konektivitas Wi-Fi. Jika kebutuhan anda tidak cukup padat dan penggunanya sedikit, anda bisa mempertimbangkan pembelian printer dot matrix yang memiliki konektivitas Wi-Fi.

Memilih Printer Dot Matrix

Beberapa hal perlu diperhatikan pada saat memilih printer dot matrix, inilah beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan ketika ingin membeli printer dot matrix.

9-pin vs. 24-pin

Generasi pertama dari printer ini menggunakan 7 jarum (pin) untuk membuat setiap karakternya. Dengan hanya menggunakan 7 jarum, tentu hasil cetakannya masih belum bisa diterima karena belum bisa dibaca. Kenapa terjadi hal seperti itu, perlu diingat kembali jika printer dot matrix menggunakan pin tersebut sebagai alat utama untuk mencetak sebuah karakter, ketika pencetak karakter tersebut memiliki kerapatan yang cukup lebar otomatis karakter yang dicetak jadi tidak jelas. Semakin rapat jarak antar pin, maka semakin baik pula hasil cetaknya.

panduan memilih printer dot matrix
jumlah pin pada head printer dot matrix

Setelah era 7 pin berlalu, munculah generasi printer dot matrix dengan menggunakan 9 pin, untuk saat ini printer dengan pin sebanyak 9 ini masih bisa kita temui dipasaran (cek ditoko kami, disini). Kualitas cetak dari printer 9 pin ini tentunya jauh lebih bagus dari 7 pin, selain itu hasilnya bisa dibaca hingga rangkap kertas ke 3. Karena pertumbuhan jenis-jenis printer yang cukup cepat seperti laser printer, inkjet printer atau photo printer, mampu memaksa printer tipe dot matrix ini untuk berkembang. Alhasil, munculah printer dot matrix dengan menggunakan 24 pin pada head print-nya (head print merupakan cartridge dari printer dot matrix).

Hasil cetak dari head yang memiliki 24 pin tentunya tidak kalah dengan hasil printer biasa jika digunakan untuk mencetak dokumen hitam-putih. Sayangnya dengan kemampuan yang seperti ini, teknologi 24 pin memiliki kelemahan yang cukup vital, kecepatan cetaknya jauh lebih lambat dan harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan printer apapun, termasuk dengan printer dot matrix yang menggunakan teknologi head 9 pin. Dalam kebanyakan kasus, sebuah dokumen yang dicetak dengan menggunakan printer dot matrix bukanlah dokumen yang harus memiliki kejelasan cetak yang tinggi, asal bisa dibaca saja sudah cukup. Maka tak heran jika kebanyakan orang kembali lagi beralih mencari printer dot matrix dengan head yang memiliki 9 pin, selain itu perbedaan dari hasil cetak teknologi 9 pin dan 24 pin juga tidak jauh berbeda.

panduan memilih printer dot matrix
Jumlah pin jika dilihat dari sudut yang berbeda

Jenis dan lebar kertas yang digunakan

Jenis kertas yang dipakai pada printer dot matrik biasanya adalah kertas jenis NCR, yang bisa menghasilkan rangkap sekaligus. Kertas NCR yang digunakan oleh printer ini sudah dilubangi pada pinggirannya. Lubang yang ada pada sisi kanan dan kiri kertas digunakan oleh printer untuk menarik kertas. Sehingga printer dot matrix tidak perlu mengisi ulang kertas tiap kali akan mencetak. Kertas yang digunakan untuk mencetak dengan dot matrix adalah continuous paper (kertas bersambung), yang biasanya langsung sambung sampai 1 rim lembar kertas habis dipakai. Kertas continuous paper dijual dalam berbagai ukuran, belilah sesuai dengan kebutuhan cetak anda.

Untuk printer kasir, pilihlah printer dot matrix yang memiliki fasilitas auto-cutter yang mampu memotong/merobek kertas. Tapi jika printer anda tidak memiliki fitur auto-cutter, anda dapat membeli kertas berjenis perforated paper. Kertas jenis ini sudah di beri garis potong yang mudah disobek dari pabriknya, sehingga anda tinggal menarik kertas untuk memisahkannya dengan

Harga pita (ribbon)

panduan memilih printer dot matrix
Contoh draft mode pada printer dot matrix

Penggantian pita dan head printer merupakan satu-satunya pengeluaran yang perlu diperhatikan pada printer dot matrix. Pita dari printer dot matrix ini harganya tidak seberapa mahal. Anda perlu membiasakan diri mencetak dengan draft mode (antrian cetak/kertas yang menyambung), hal ini bertujuan untuk menghemat umur pita printer anda. Jika anda menggunakan printer secara rutin dengan intensitas cetak yang tinggi, maka kami sarankan sebelum membeli dan memilih printer dot matrix yang memiliki ribbon life (umur pita) yang tinggi agar anda tidak perlu terlalu sering mengganti pita printer anda.

Begitu juga dengan head printer. Masa hidup head printer juga dipengaruhi oleh intensitas cetak yang anda lakukan, semakin besar MTBF dan volume cetak dari sebuah head printer menentukan masa hidup dan ketahanan dalam mencetak.

Jika anda cukup pintar dalam menimbang kedua kemungkinan diatas, anda akan mendapatkan sebuah printer dot matrix dengan harga yang tidak terlalu mahal namun memiliki kualitas dan reliabilitas yang tinggi.

Special Tips

Jika anda akan sering mencetak sebuah form yang tebal, maka seharusnya anda memilih printer dot matrix yang memiliki paper handling (tempat kertas) yang lurus dan panjang untuk menghindari kemacetan pada saat mencetak. Banyak printer dot matrix yang kini dilengkapi dengan paper handling panjang, bahkan ada pula yang bisa melakukan print dari bawah dan hasilnya bisa diambil dibagian atas printer.

panduan memilih printer dot matrix
Contoh paper handling yang lurus dan panjang

Untuk perusahaan seperti bank, yang notabene mencetak hanya pada buku atau kertas yang kecil tanpa perlu antrian kertas, bisa memilih printer dot matrix yang tidak memiliki paper handling (less paper handling). Hal ini bertujuan agar mempermudah percetakan buku tabungan atau yang lainnya.

Dengan berbagai kelebihannya dalam mencetak, sebuah printer dot matrix ini benar-benar sangat berisik. Jika anda tidak ingin terganggu dengan suara yang dihasilkannya maka sebaiknya anda membeli peredam suara untuk mengurangi suara yang dihasilkan oleh sebuah printer dot matrix.

Kesimpulan

Memilih printer dot matrix sebenarnya tidak serumit memilih printer tipe lain, karena tujuan menggunakan printer dot matrix ini sudah jelas dan apa yang akan dicetak juga sudah pasti. Selain itu, produsen penyedia printer jenis ini juga tidak seberapa banyak. Namun, tetap ada beberapa spesifikasi yang perlu diperhatikan, karena spesifikasi ini yang membedakan antara 1 printer dengan printer lain. Dengan mengetahui spesifikasi sebuah printer dot matrix dengan cermat, anda akan terhindar dari kesalahan memilih printer dot matrix yang akan membuang efisiensi dari produktivitas kerja anda. Kami berharap panduan ini akan membantu anda memilih printer dot matrik yang tepat.

1 Comment

Leave a Response