Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Google Photos: Solusi Organisir Foto Digital

Google Photos: Solusi Organisir Foto Digital

  • account_circle APmin
  • calendar_month Jumat, 6 Nov 2015
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Satu lagi layanan virtual yang membuat Google menjadi dominator di internet, Google Photos yang kini sekaligus menjadi alternatif dari penyedia online digital photo storage selain raksasa seperti Flickr, iCloud, Dropbox dan OneDrive.

google-photos

Mengambil keuntungan sebagai yang terakhir dipublikasikan Google Photos memiliki hampir semua fitur dan keunggulan pesaing-pesaingnya di atas. Antarmuka yang sederhana dan jelas, aksesibel dari web, kemampuan pengorganisasian foto yang mudah dan cepat serta terintegrasi pada setiap jenis smartphone android. Ditambah, Google Photos juga memiliki presensi berupa app untuk iOS.

Google Photos yang dirilis seakan menjadi jawaban kegagalan Google Plus ini menyimpan setiap foto yang diambil dari android dan mengelompokkannya sesuai album masing-masing, lengkap dengan fungsi editing dan fitur cantik seperti membuat animated GIF dan kolase otomatis dari beberapa foto bernada sama.

Google Photos: Solusi Sempurna untuk Photos App dan Google Plus

Empunya perangkat android lawas mungkin mengingat software penyimpan foto ciptaan Google bernama Photos yang ada di gadgetnya. Sekilas, Google Photos memiliki desain dan citarasa yang sama dengan software lawas ini, namun setelah menggunakannya akan terasa perbedaannya.

Google Photos memperkenalkan fitur standar pinch–zoom ini dan zoom out dengan dua jari tangan–untuk mengurangi ketidaknyamanan dalam hal navigasi. Artinya pengguna yang memiliki beribu foto tidak perlu berlama-lama untuk men-scroll demi mencari fotonya, melainkan cukup melakukan pinch untuk mengatur seberapa besar thumbnail foto akan dijelajahi yang secara pintar telah otomatis terkelompokkan sesuai tanggal foto tersebut diambil.

Penyempurnaan untuk memilih lebih dari satu foto pun berhasil. Kini dengan Google Photos terbaru, pengguna hanya perlu menekan (pick and hold) salah satu foto, lalu men-drag jari dengan bentuk memutari atau mengurung foto mana saja yang akan dipilih untuk dishare bahkan dihapus, melalui menu slider standar yang tersembunyi dibagian kiri.

Desain Google Photos pada android maupun iOS kurang lebih sama dengan versi website-nya. Hanya saja, website Google Photos belum memiliki stabilitas yang seimbang dengan versi gadgetnya. Pada beberapa kali kesempatan, masih ditemukan lag atau beberapa fitur dan foto yang gagal loading.

Atur Koleksi Foto dengan Asisten Google Photos

Fitur lain yang unik dalam Google Photos ialah Stories. Melalui menu assistant, Google Photos akan melakukan kurasi otomatis terhadap beberapa foto yang diambil di hari yang sama dengan algoritma konfigurasi yang menjadi keunggulan Google. Kurasi tersebut akan melahirkan semacam buku cerita (Stories) yang pada dasarnya merupakan album foto digital dengan kosmetik khusus untuk memberi sentuhan berbeda.

Kini pengguna tidak perlu lagi untuk mengelompokkan foto berdasarkan momen-momen tertentu karena asisten dalam Google Photos akan bekerja secara otomatis. Hasil dari Stories ini akan menjadi koleksi foto tersendiri yang terkumpul dalam menu Collection, tempat dimana pengguna bisa melihat semua koleksi Stories-nya.

Stories mirip dengan sebuah buku foto lengkap dengan kover album yang bisa diubah pengguna, dan tampilan kronologikal (timeline) dengan informasi yang terorganisasi mengacu pada tanggal foto diambil serta lokasinya. Memberi kesan tersendiri pada pengguna.

Sayang, kelemahan Stories ini ialah tidak adanya fungsi untuk menambah foto dalam sebuah Stories yang telah otomatis dibuat Google Photos. Misalnya saja pengguna ingin membuat Stories tentang 4 hari liburannya. Secara otomatis Google Photos melalui Assistant akan membuat Stories untuk liburan tersebut, namun bisa saja Stories tersebut hanya mencakup tiga hari liburan pertama, sedangkan foto-foto di hari keempat tidak akan diikutkan. Sementara pengguna tidak difasilitasi untuk menambah foto terhadap Stories yang generated automatically tersebut.

Solusinya, ialah membuat Stories tersendiri berisikan mana-mana foto yang akan dimuat di dalamnya. Sedikit lebih merepotkan memang, paling tidak pengguna memiliki kontrol penuh.

Edit Foto Tidak Begitu Kompleks, Namun Cukup Efektif

google photos anugrahpratamaGoogle Photos mengenalkan Auto-Awesome, fungsi untuk yang memberikan efek khusus pada sebuah foto agar lebih apik. Kapabilitas untuk mengubah foto secara berurutan menjadi animated GIF atau mengkombinasikan foto-foto sebagai kolase cantik.

Caranya mudah, cukup pilih foto yang ingin diedit dan pilih menu dengan tanda “+” untuk membuka fungsi-fungsi seperti Album, Movie, Story, Animation, Collage dan berkespresi dengan bebas menciptakan kreasi. Khusus untuk GIF, Google Photos mampu menjadikan 2-20 menjadi kreasi gabar bergerak tanpa harus mengedit berlebihan.

Dengan movie, pengguna bisa mengubah fotonya menjadi rangkaian slideshow yang dipadupadankan bersama musik. Sedangkan collage akan mengkombinasikan beberapa foto sekaligus dalam sebuah bingkai kolase yang cantik.

Beberapa tools standar juga disematkan dalam Google Photos, termasuk peralatan untuk mengubah latar cahaya foto, mengatur kedalaman warna juga menambah vignettes hingga membuat foto berkesan klasik. Sayangnya Google Photos belum dilengkapi dengan meta data editor, sehingga tidak memungkinkan bagi pengguna untuk mengubah tanggal dan identitas sebuah foto.

Mem-backup Foto Secara Cepat dan Mudah

Layanan backup foto ini merupakan fitur utama dari fungsi keseluruhan Google Photos. Backup dalam software ini berlangsung secara otomatis sesaat pengguna selesai mengambil foto dalam area yang memiliki konektivitas internet. Dengan pengaturan lebih lanjut, Google Photos bisa mengatur folder mana saja dalam sebuah galeri yang akan diunggah. Memastikan beberapa folder seperti unduhan gambar serta screenshot pengguna tidak ikut terunggah.

Dengan membackup foto dengan Google Photos, semua foto tersebut bisa dijelajahi dalam photos.google.com. Memungkinkan koleksi foto dari Android pengguna bisa diunduh untuk disimpan secara mudah dalam komputer pribadi.

Layanan Gratis, Premium Juga Disediakan

Meskipun diciptakan sebagai media penyimpanan foto yang komersial, Google Photos memberi keleluasan layanan gratis pada mereka yang memiliki akun Google (Gmail).

Terdapat dua layanan utama mengacu seberapa kualitas foto yang dapat diunggah, High-Quality dan Original Resolution. Opsi High-Quality diperuntukkan bagi layanan gratis dengan kapasitas penyimpanan tanpa batas. Dengan syarat foto tersebut harus lebih kecil atau sama dengan 16 megapixels. Foto-foto beresolusi lebih tinggi dari 16MP akan dikompress sesuai ketentuan Google demi penyimpanannya.

Penyimpanan tanpa batas pun sebenarnya terbagi dalam Google akun pengguna itu sendiri. Google menyediakan 15GB bagi setiap akun pengguna yang terdiri dari Gmail, Google Drive, dan Google Photos. Untuk menambah media penyimpanan, pengguna harus mempersiapkan dana mulai dari $2 tiap bulannya guna menambah hingga 100GB.

Google Photos sangat disarankan bagi mereka yang gemar mengambil foto atau merekam video melalui ponselnya. Karena integrasi antar aplikasi yang sudah berjalan sempurna, kecuali pengguna ingin bekerja dua kali dengan menyimpan foto dari galeri Android-nya ke layanan semacam Carousel milik Dropbox atau Flickr. Dan dengan banyak fitur tambahan sebagai bonusnya, aktivitas mengunggah foto kini memiliki signifikansi tersendiri dalam menghabiskan waktu untuk mengatur galeri digital di Google.

  • Penulis: APmin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • update-chrome-untuk-xp-dan-vista

    Tidak Ada Lagi Update Chrome untuk XP dan Vista

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2015
    • account_circle APmin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Di awal tahun 2015, Google memang berniat untuk menghentikan pembaruan teknis dan update Chrome bagi platform sistem operasi lawas seperti Windows XP dan Vista. Dan di kuartal terakhir tahun 2015 ini, Google kembali mengumumkan keseriusan niatnya ini akan segera terlaksana, tepatnya pada bulan April 2016 mendatang. Bagi sebagian pengguna, absennya dukungan teknis untuk Windows XP memang […]

  • Android Pay

    Android Pay, Lebih Canggih dan Aman

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2015
    • account_circle APmin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Perangkat Android telah mendukung tap-to-pay transaksi di toko-toko batu bata-dan-mortir selama bertahun-tahun dengan Google Wallet, tapi pada konferensi pengembang I/O, Google 2015 menunjukkan bagaimana transaksi tersebut akan bekerja dengan Android Pay. Saat ini kecepatan, efektifitas, efisiensi dan keamanan adalah hal penting untuk melakukan transaksi online. Di era yang serba canggih ini, Google melalui fitur terbarunya […]

  • 6 Smartphone Tebal yang Tetap Menarik

    6 Smartphone Tebal yang Tetap Menarik

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2015
    • account_circle APmin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Jika anda masih tertarik dengan ponsel pintar yang cukup tebal tapi masih menarik, ada 6 smartphone tebat yang tetap menarik yang bisa anda pilih. Walaupun memiliki struktur yang tebal, namun keenam smpartphone ini mempunyai kinerja yang tak kalah dengan smartphone yang tipis. Pada bulan September 2012, ketika Apple meluncurkan 7.6mm iPhone Apple 5, tidak ada […]

  • Panduan Memilih Projector

    Panduan Memilih Projector Sesuai Kebutuhan

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle APmin
    • visibility 2.213
    • 0Komentar

    Siapa saja yang menggunakan proyektor? Office (Kantor, Perusahaan)             Beberapa tahun lalu, kebanyakan presentasi dilakukan dengan transparansi dan OHP (over head projectors). Walaupun metode ini cukup menghemat uang, namun menyimpan dan mengganti semua lembaran transparansi dari awal hingga akhir presentasi bukan merupakan hal yang efektif.             Karena alasan itulah banyak orang beralih ke projector warna […]

  • Thunderbolt 3

    Thunderbolt 3: Kecepatan Ngebut, Pakai Konektor USB-C

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2015
    • account_circle APmin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Baru-baru ini, Intel baru saja merilis generasi terbaru dari Thunderbolt, Thunderbolt 3. Thunderbolt 3 ini secara garis besar menawarkan kecepatan yang tinggi dalam mentransfer data serta memakai konektor yang lebih familiar yaitu USB-C atau USB 3.1. Generasi Thunderbolt sudah ada sejak kurang lebih empat tahun lalu, namun sepertinya masyarakat kurang mengenal Thunderbolt dibanding dengan USB. […]

  • Intel-broadwell

    Generasi Ke-5 Dari Prosesor Intel, Intel Broadwell

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2015
    • account_circle APmin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Intel Broadwell sebuah generasi baru dari prosesor dengan efisiensi tingkat tinggi

expand_less